Suara.com - Seorang karyawan dari Kontraktor Panca Duta Karya Abadi dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (25/1/2015), sekitar pukul 07.42 WIT, setelah menjalani perawatan intensif, usai ditabrak truk di area pertambangan PT Freeport Indonesia, di Kabupaten Mimika, Papua.
"Minggu pagi, Suardi Ilyas, dinyatakan meninggal setelah melalui perawatan intensif di RS Tembagapura," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Patrige di Kota Jayapura, Minggu sore.
"Sehari sebelumnya, Suardi mengalami kecelakaan pukul 13.30 WIT di Engros Yard Mill 74. Korban tertabrak Truk UTE Getman Boom UG No 730178 yang dikemudikan oleh Jouce Mentang, karyawan panda Duta Karya Abadi," katanya.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, beberapa saat setelah Suardi mengalami kecelakaan, langsung dievakuasi ke RS Tembagapura untuk mendapatkan perawatan intensif karena mengalami patah tulang pada dada kanan dan beberapa luka terbuka pada bagian tubuhnya.
Pada Minggu, sekitar pukul 06.00 WIT, korban yang dalam kondisi stabil dibawa ke helipad 66 untuk selanjutnya dikirim guna mendapatkan tindakan medis ke Jakarta.
"Namun, sekitar pukul 06.30 WIT korban dibawa kembali ke RS Tembagapura karena mengalami gangguan jantung, sehingga tidak memungkinkan untuk dievakuasi ke Jakarta. Pada pukul 07.42 WIT, setelah melalui perawatan tim dokter korban dinyatakan meninggal dunia," katanya.
Terkait dengan peristiwa itu, kata Patrige, jajaran Kepolisan Resor Mimika lewat Mapolsek Tembagapura telah mengamankan dan meminta keterangan saksi Eko Febri Susilo, yang juga karyawan PT Panca Duta Karya Abadi.
"Pukul 09.50 WIT, jenazah almarhum Suardi Ilyas disemayamkan di ruang jenazah RS Tembagapura. Dan pukul 10.05 WIT, pihak Reskrim Polsek Tembagapura bersama dengan SRM Investigasi menuju ke Mill 74 untuk melakukan olah TKP," katanya.
Patrige juga menambahkan bahwa jenazah almarhum Suardi telah dikafankan dan disholatkan di Musholla RS Tembagapura.
"Pada pukul 11.30 WIT jenazah dimasukkan ke dalam peti. Lalu, pukul 11.35 WIT di bawa ke helipad 66 menggunakan mobil ambulans RS Tembagapura, dan diterbangkan ke Timika menggunakan helicopter," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara
-
Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah
-
Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie
-
Karnaval Tanpa Dentuman: Pemkot Malang Tegas Larang Sound Horeg di HUT RI
-
Profil Joshua Baker Adik Mitchell Baker yang Bela Hong Kong, Bisa Dinaturalisasi Jadi WNI?
-
Apa Moisturizer Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Umur 40 Tahun? Ini 4 Pilihannya
-
Fakta Mitchell Baker: Sang Adik Bela Hong Kong, Sama-sama Gacor Bobol Lawan
-
5 Rekomendasi Sunscreen Brightening Sesuai Review, Bikin Kulit Cerah dan Glowing Alami
-
Angkat Ritual Asli Banyuwangi, Sihir Tanah Kubur Tembus 57 Ribu Penonton di Hari Pertama