Macet [suara.com/Kurniawan Mas'ud])
Jelang sidang praperadilan yang diajukan Komisaris Jenderal Budi Gunawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, macet parah, Senin (2/2/2015) siang.
Kepala Satuan Kecelakaan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Sutimin mengatakan, saat ini polisi terpaksa memberlakukan kebijakan buka dan tutup jalur, dari dan ke Jalan TB Simatupang, untuk mengurai kemacetan.
"Ada dua titik pengalihan arus dan dilakukan secara situasional," ujar Sutimin di Jalan Ampera.
Selain buka tutup jalur, kata Sutimin, polisi juga mengalihkan arus kendaraan di sekitar perimpangan Trakindo.
"Kemudian, dari pertigaan Ampera, buka tutup dari arah utara dibelokkan ke kanan arah Jeruk Purut," katanya.
Untuk mengatur arus lalu lintas selama proses sidang praperadilan, Polres Jakarta Selatan mengerahkan 90 petugas polisi.
Kepala Satuan Kecelakaan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Sutimin mengatakan, saat ini polisi terpaksa memberlakukan kebijakan buka dan tutup jalur, dari dan ke Jalan TB Simatupang, untuk mengurai kemacetan.
"Ada dua titik pengalihan arus dan dilakukan secara situasional," ujar Sutimin di Jalan Ampera.
Selain buka tutup jalur, kata Sutimin, polisi juga mengalihkan arus kendaraan di sekitar perimpangan Trakindo.
"Kemudian, dari pertigaan Ampera, buka tutup dari arah utara dibelokkan ke kanan arah Jeruk Purut," katanya.
Untuk mengatur arus lalu lintas selama proses sidang praperadilan, Polres Jakarta Selatan mengerahkan 90 petugas polisi.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai