Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri sudah meminta perusahaan Malaysia IRobot untuk menarik iklan yang menghina Tenaga Kerja Indonesia.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Armanatha Nasir mengatakan, iklan itu dinilai telah melanggar rambu-rambu etika dalam sebuah produk iklan. Pada iklan itu terdapat kalimat Fire Your Indonesia Maid Now atau Pecat Pekerja Rumah Tangga asal Indonesia sekarang.
“Kami telah instruksikan Kedutaan Besar RI di Malaysia untuk meminta perusahaan itu mencabut iklan tersebut. Ini bukan kali pertama ada iklan yang menghina Indonesia karena itu kami sudah minta agar langsung dicabut. Iklan itu sudah kelewatan,” kata Armanatha kepada suara.com melalui sambungan telepon, Selasa (3/2/2015).
Dalam foto iklan yang diterima suara.com, iklan tersebut dimulai dengan kalimat Leading RoboVac Specialist. Di bawah kalimat itu baru tulisan Fire Your Indonesia Maid Now dan dilanjutkan dengan nomor telepon 03 7496 1656.
Di bawah nomor telepon, ada seorang laki-laki yang mengenakan kemeja tangan panjang dan dasi serta celana panjang berwarna krem tengah mengetik dengan menggunakan laptop. Di lantainya terdapat produk IRobot yang berfungsi untuk membersihkan lantai.
Indonesia menjadi negara penyumbang PRT terbesar di Malaysia. HIngga kini, jumlah TKI sektor informal terbesar berada di Malaysia lalu Arab Saudi.
Tag
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa