Suara.com - Setelah muncul kabar akan terjadi demonstrasi besar-besaran di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat (6/2/2015), keamanan lingkungan ditingkatkan.
Tak jauh dari gedung KPK, terlihat dua armada penghalau massa, water cannon. Beberapa waktu yang lalu, datang dua kendaraan yang penuh anggota polisi. Mereka terlihat membawa perlengkapan antihuru-hara.
"Ada kabar bahwa setelah salat Jumat ini ada yang mau beraksi di sini, ya, kita siap-siap saja," kata salah seorang anggota polisi yang tidak mau menyebutkan namanya di depan gedung KPK Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2015).
Tapi hingga berita ini diturunkan jam 13.30 WIB, belum terlihat tanda-tanda datangnya demonstran. Saat ini, arus lalu lintas di Jalan Rasuna Said di kedua arah masih lancar.
Beberapa pekan terakhir, hampir setiap hari KPK didatangi demonstran, baik pendukung KPK maupun demonstran yang menuntut agar pimpinan KPK diperiksa dalam kasus hukum.
Seperti diketahui, saat ini KPK dan Polri sedang bersitegang. Ketegangan semakin memuncak ketika Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto dijadikan tersangka oleh Bareskrim Mabes Polri di tengah upaya KPK mengungkap dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan calon Kapolri Komisaris Jenderal Budi Gunawan.
Publik mendesak Presiden Joko Widodo segera turun tangan untuk menyelesaikan konflik kedua lembaga agar proses penegakan hukum berjalan maksimal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK