Suara.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Minggu (8/2/2015) malam hingga Senin (9/2/2015) siang mengakibatkan perjalanan bus Transjakarta di sejumlah rute terganggu.
"Hujan deras itu telah menyebabkan sejumlah jalur bus Transjakarta tertutup oleh genangan air sehingga tidak dapat beroperasi secara maksimal," kata Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Antonius Kosasih.
Akibat genangan air di sejumlah wilayah Jakarta, katanya, perjalanan bus Transjakarta di beberapa rute diperpendek dan sebagian dihentikan total operasinya.
Operasi bus Transjakarta berhenti total, antara lain di Koridor 2 (Harmoni-Pulogadung), Koridor 3 (Harmoni-Kalideres), Koridor 8 (Harmoni-Lebak Bulus), Koridor 10 (Tanjung Priok-Cililitan) dan Koridor 12 (Pluit-Tanjung Priok).
"Sementara itu, beberapa koridor yang mengalami perpendekan rute, yaitu Koridor 1 (Blok M-Kota), Koridor 5 (Ancol-Kampung Melayu) dan Koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit)," ujar Kosasih.
Dia menuturkan rute bus pada Koridor 1, hari ini dibagi menjadi dua, yaitu Blok M hingga Bundaran Hotel Indonesia dan Kota hingga Harmoni.
"Perpendekan rute bus Transjakarta di Koridor 1 itu merupakan imbas dari genangan air yang terjadi di traffic light Istana Negara, kawasan Monas dan Sarinah," kata Kosasih.
Selanjutnya, dia mengungkapkan pada koridor 5, bus hanya beroperasi sampai Halte Senen. Sedangkan di Koridor 9, bus hanya beroperasi hingga Halte Harapan Kita.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas