Suara.com - Tim Disaster Victim Identification Rumah Sakit Bhayangkara, Polda Jawa Timur, Surabaya, mengidentifikasi satu jenazah kecelakaan pesawat AirAsia QZ 8501 asal Malaysia pada hari ke-44 proses identifikasi.
"Hari ini tim berhasil mengidentifikasi jenazah berlabel B086 sebagai Chung Huei Sii, warga negara Malaysia dengan usia 56 tahun," kata Ketua Tim DVI Polda Jawa Timur, Komisaris besar Budiyono di Surabaya, Senin (9/2/2015).
Dikatakannya, proses identifikasi jenazah dilakukan berdasarkan data primer berupa dental record atau data gigi ditambah metode sekunder berupa tinggi badan, jenis kelamin, dan properti kartu kredit yang ada pada korban.
Budiyono menjelaskan identifikasi juga dikuatkan dengan temuan properti yang melekat pada tubuh korban, di antaranya SIM serta KTP atas nama korban.
"Dengan penggabungan satu data primer, tidak terbantahkan jenazah dengan label B068 teridentifikasi atas nama Chung Huei Sii, laki-laki, usia 56 tahun, warga negara Malaysia," katanya.
Sementara itu, dengan teridentifikasinya jenazah warga Malaysia hari ini, jumlah total jenazah yang teridentifikasi hingga hari ini sebanyak 73 jenazah, dengan rincian 32 jenazah perempuan dan 41 laki-laki, dan sisanya 27 jenazah.
Sebelumnya, RS Bhayangkara Polda Jatim juga telah menerima tambahan tujuh jenazah kecelakaan AirAsia QZ8501 pada Minggu (8/2/2015) pukul 15.30 WIB.
Jenazah itu, kini masih berada di dalam ruang pendingin jenazah RS Bhayangkara untuk selanjutnya dilakukan proses identifikasi tahap awal. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik