Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Pangkalan Bun memprakirakan kondisi cuaca di lokasi pengangkatan badan pesawat AirAsia QZ8501 di perairan sekitar Teluk Kumai, Kalimantan Tengah, berawan, Senin (9/2/2015).
Kepala BMKG Pangkalan Bun Lukman Soleh mengatakan kondisi tersebut dapat berubah menjadi hujan ringan hingga sedang di siang dan sore hari. Selain itu, kata dia, diperkirakan akan banyak bertumbuhan awan hujan cumulus dan cumulonimbus.
Awan-awan cumulonimbus yang kemungkinan akan terbentuk di atas lokasi pengangkatan badan pesawat AirAsia QZ8501, lanjutnya, dapat memicu gelombang laut menjadi lebih tinggi secara lokal.
Menurut dia, kecepatan angin di lokasi badan pesawat dapat mencapai 12 hingga 16 knot, berhembus dari arah Barat hingga Barat Laut. Sedangkan ketinggian gelombang dapat mencapai 1,25 hingga 1,75 meter.
Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya FH Bambang Soelistyo yang rencananya akan meninjau proses pengangkatan badan pesawat harus menunggu hujan reda untuk dapat menuju KN Pacitan dengan helikopter.
Hingga kini, tim penyelam gabungan Basarnas yang terdiri dari kelompok Basarnas Special Group, Indonesian Diver (I-Divers), Galangan Citra Batam (AHA), Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Migas dan penyelam tradisional dari Kumai masih terus melanjutkan kegiatan evakuasi di sejumlah daerah pencarian. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk
-
Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!
-
Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik
-
Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN
-
Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali
-
Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan
-
Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap
-
Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung
-
Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini
-
Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi