Suara.com - Banjir setinggi 80 cm meter masih menggenang di Perumahan Ciledug Indah, Kota Tangerang, Banten. Banjir menenggelamkan ratusan rumah sejak, Selasa (10/2/2015) dinihari.
Banjir memutus akses jalan dari Kota Tangerang ke Ciledug, menuju Jakarta Selatan. Ketinggian air memutus jalan sepanjang 200 meter. Genangan air 50 cm memutus jalan itu dan tidak bisa dilewati kendaraan apapun, kecuali truk sedang.
Untuk melewati banjir, pejalan kaki menumpang 3 truk TNI AD dari banyak kesatuan. Di antaranya Kodim dan Yoniv 9/BU. Ketiga truk itu wara-wiri menerjang banjir.
"Ini dikerahkan sejak pagi. Tapi ini kloter ketiga. Tadi pagi sudah ada," kata salah satu anggota TNI berpakaian loreng, Sunandar kepada suara.com di lokasi banjir Selasa sore.
Kata dia, truk TNI itu bisa mengangkut 25 orang sekali menyebrang. Dia tidak sempat menghitung berapa kali truk bolak-balik itu sejak siang.
"Wah saya nggak menghitung," kata dia seraya tertawa.
Banjir di Ciledug Indah ini terjadi karena luberan sungai besar di sebelah perumahan. Terlebih kawasan di sana adalah dataran cengungan. Tiap tahun, banjir menghantui perumahan itu.
Informasi dari pihak Pemadam Kebakaran setempat, kebanyakan warga sudah mengungsi. Mereka berpencar, ada yang ke rumah sanak saudara. Ada juga yang hanya berdiam di pinggir jalan menunggu sampai banjir surut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
Terkini
-
Teknologi Penangkap Gas di Peternakan Bisa Picu Emisi Besar Jika Bocor, Bagaimana Solusinya?
-
Bahan Baku Plastik dari Timur Tengah Terganggu, RI Cari Alternatif ke Amerika, Afrika hingga India
-
Menaker Yassierli Sebut Industri Kreatif Ideal untuk Jadi Laboratorium Magang Nasional
-
Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total
-
Kejagung Geledah Kantor KSOP Kalsel dan Kalteng Terkait Kasus Korupsi Samin Tan
-
Soal WFH ASN Jumat, Legislator PDIP Beri Sindiran: Saya Bingung, Apa Dasarnya Memilih Long Weekend?
-
Cara Memperbaiki Data NISN yang Salah dan Tidak Sesuai
-
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gibran Sampaikan Duka Cita: Saya Dukung Penuh Investigasi PBB
-
Masih Berlangsung, KPK Geledah Rumah Ono Surono di Kasus Suap Ijon Bekasi
-
Deforestasi Indonesia Melonjak 66 Persen di 2025, Papua hingga Kalimantan Paling Terdampak