Suara.com - Tim Disaster Victim Identification Polda Jawa Timur berhasil mengidentifikasi tiga korban pesawat AirAsia QZ8501 dengan rincian satu warga Indonesia dan dua warga Inggris, Rabu (11/2/2015).
Ketua tim DVI Polda Jawa Timur Kombes Budiyono mengatakan dua warga Inggris, masing-masing lelaki bernama Chi Man Choi (48), dan perempuan bernama Natalia Muntarjo (33). Sedangkan korban berkewarganegaraan Indonesia asal Surabaya bernama Anna Widyawati (37).
Budiyono menambahkan ketiga korban diidentifikasi dengan menggunakan berbagai metode.
Chi Man Choi teridentifikasi dari penggabungan data primer, berupa foto rontgen gigi dengan pembanding foto panoramik keluarga. Selain itu, diperkuat dengan data sekunder, berupa tinggi badan, usia, jenis kelamin, KTP, dan kartu kredit.
Natalina Wuntarjo dikenali dari baju dan jaket yang sama seperti yang terekam dalam kamera CCTV Bandara Juanda. Selain itu diperkuat dengan penggabungan data primer, berupa dental rontgen gigi dengan pembanding foto panoramik milik keluarga, dipadu data medis, seperti usia, tinggi badan serta jenis kelamin.
Sedangkan Anna Widyawati diketahui dari kalung emas berbentuk salib dan baju putih bermotif bunga serta penggabungan data primer serta medis antropologi, seperti jenis kelamin, tinggi badan, dan usia.
"Dengan tambahan tiga jenazah, jumlah keseluruhan yang dapat teridentifikasi sebanyak 78 jenazah dari total 102 body dan body part yang ada di RS Bhayangkara," kata Budiyono. (Yovie Wicaksono)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar