Suara.com - Vice President PT Pertamina EP Elizar P Hasibuan lari menjauhi wartawan setelah selesai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (12/2/2015).
Tapi wartawan tak menyerah untuk mendapatkan informasi dari Elizar yang saat itu ingin mencari taksi.
Rupanya, Elizar benar-benar tak mau wawancara. Ia tak mau lama-lama mencari taksi dan langsung menghentikan angkutan Kopaja jurusan Blok M.
Vice President PT Pertamina EP tersebut dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Suroso Atmomartoyo.
Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha menuturkan bahwa Elizar diperiksa dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi suap impor Tetraethyl Lead yang terkait dengan PT Pertamina pada tahun 2004-2005.
Kasus itu merupakan kasus dugaan suap perusahaan energi asal Inggris, Innospec. Ltd, kepada pejabat Pertamina dan pejabat sektor Minyak dan Gas tahun 2005.
Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan mantan Direktur Pengolahan Pertamina, Suroso Atmo Martoyo, dan Direktur PT Soegih Interjaya, Willy Sebastian Liem, menjadi tersangka.
Suroso Atmo Martoyo diduga menerima suap dari Innospec guna memuluskan penundaan penerapan bensin bebas timbal di Indonesia.
Perkara Innospec tersebut mulai ramai pada saat Pertamina dipimpin Ari Soemarno. Ari saat itu Direktur Utama Pertamina. Ari sudah diperiksa KPK sebagai saksi menyangkut kasus suap senilai jutaan dollar Amerika Serikat tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir