Suara.com - Presiden Joko Widodo dijadwalkan menghadiri Musyawarah Nasional Partai Hati Nurani Rakyat di Solo, Jawa Tengah, Jumat (13/2/2015) sekitar jam 19.00 WIB. Kepala Negara dijadwalkan untuk membuka acara yang salah satu agendanya menetapkan ketua umum baru Partai Hanura untuk periode 2015-2020.
Politisi Partai Hanura Syarifudin Sudding mengatakan Munas Partai Hanura juga akan dihadiri oleh elite-elite partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat maupun Koalisi Merah Putih.
Dengan demikian, kata Sudding, tidak tertutup kemungkinan dalam acara nanti Presiden Jokowi akan sekaligus melakukan pertemuan dengan elite-elite partai dari dua kubu.
"Bisa terjadi, bisa dilakukan, karena para pimpinan partai baik dari KMP maupun KIH kan akan hadir," kata Sudding di Solo saat dihubungi Suara.com melalui telepon.
Pertemuan itu, kata Sudding, bertujuan untuk membangun komunikasi yang baik.
Terkait dengan apakah kemelut KPK dan Polri serta kabar pembatalan pelantikan Komisaris Jenderal Budi Gunawan menjadi Kapolri juga akan masuk dalam pembahasan nanti, Sudding mengaku belum mendengarnya. Tapi, ia menduga hal itu kecil kemungkinan dibahas.
"Saya kira tidak dalam konteks yang spesifik seperti itu," katanya.
Seperti diketahui Presiden Jokowi pernah berjanji akan membuat keputusan terkait Kapolri baru dalam minggu ini. Tapi hingga dua hari terakhir di akhir pekan ini, Presiden belum juga mengambil keputusan.
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos