Suara.com - Sekretaris Kabinet Andi Wijayanto belum mau memberikan tanggapan atas keputusan sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pengadilan menyatakan penetapan status tersangka Komisaris Jenderal Budi Gunawan oleh KPK tidak sah.
"Saya belum tahu, seharian saya di sini," kata dia sambil terburu-buru meninggalkan Komisi III DPR, Jakarta, Senin (16/2/2015). Di Komisi III, Andi mengikuti rapat dengar pendapat umum.
Sambil berjalan, Andi mengatakan bahwa sore ini akan pergi ke Istana Bogor untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo.
"Hari ini saya akan ke Bogor. Ada pertemuan. Nggak tahu saya (isi pertemuannya nanti)," kata Andi.
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang saat itu juga mengikuti rapat di Komisi III DPR, juga akan pergi ke Istana Bogor.
Ketika ditanya apakah sore ini Presiden akan melantik Budi Gunawan menjadi Kapolri di Istana Bogor? Tjahjo menjawab, "Saya belum tahu, nanti setelah di Bogor."
Sebelum ke Istana Bogor, Tjahjo akan menghadiri rapat dengar pendapat umum dengan Komisi II, antara lain membahas RUU Pilkada. Di sana akan hadir pula Menteri Hukum dan HAM Yasona H Laoly.
Berdasarkan agenda Biro Kepresidenan, pada pukul 19.00 WIB, di Istana Bogor akan digelar Sidang Kabinet Paripurna dan dilanjutkan dengan bincang santai dengan seluruh menteri Kabinet Kerja.
Beberapa waktu yang lalu, Presiden Jokowi berjanji akan mengambil sikap terkait Kapolri baru setelah hasil sidang praperadilan yang diajukan Budi Gunawan selesai. Jokowi akan mendengar seluruh aspirasi berbagai lapisan masyarakat untuk membantu membuat pertimbangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta