Suara.com - Seorang karyawan gudang sebuah perusahaan elektronik di Ruko Galaxy, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, tewas akibat tergencet lift.
"Korban bernama Mukhtar Natzir (24). Dia tergencet di tengah lift barang saat mau menurunkan barang," kata karyawan perusahaan tempat korban bekerja, Bondan (59), di Bekasi, Selasa.
Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di kantor CV Murtantes Maju Jaya yang beralamat di Jalan Raya Galaxy, Blok A, Nomor 89D, Kecamatan Bekasi Selatan.
Korban terjepit dan tewas sekitar pukul 13.00 WIB saat jam kerja dan kantor masih dalam situasi ramai.
"Kebetulan Mukhtar sedang sakit, dia baru masuk tiga hari. Sepertinya terpeleset terus kejepit lift di lantai dua," Katanya.
Korban diketahui berasal dari Sumatera Utara dan tinggal di Kelurahan Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi, bersama dengan bibinya.
Dari keterangan sejumlah saksi di TKP yang berhasil dihimpun Antara menyebutkan korban pada saat itu sedang menurunkan barang, tapi terpeleset dan tergencet lift barang di bagian tubuhnya.
Sementara itu kakak kandung korban, Saleh (26), meminta pihak perusahaan bertanggung jawab atas inisiden ini.
"Insiden ini merupakan kecelakaan kerja, jadi pihak perusahaan harus bertanggung jawab atas kejadian yang menimpa adik saya," katanya.
Dia mengaku akan membawa kasus ini ke jalur hukum bila perusahaan tidak merespon kasus itu secara serius.
"Kalau perlu dipenjara sekalian orang-orang yang bertanggung jawabnya," katanya.
Hingga berita ini dibuat, polisi baru mengevakuasi jasad korban dari dalam lift, dan kasusnya sedang dalam penanganan Polsek Bekasi Selatan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
SPinjam Luncurkan JELAS TANPA JEBAKAN, Anda Bisa Pilih Pinjaman Daring Bunga Rendah dan Transparan
-
Fakta-fakta Penembakan Renee Good oleh Petugas ICE dan Gelombang Protes di AS
-
Seleksi PPPK Kemenag 2026: Prediksi Jadwal, Materi dan Tahapannya
-
SPPG Klarifikasi Video Viral MBG Bungkus Plastik
-
Dermaga Halte Buaran Diseruduk Kendaraan Pribadi, TransJakarta Koridor 11 Terpaksa Alihkan Rute
-
Cuaca Senin Pagi: Jakarta Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang, Cek Daftar Wilayah Terdampak!
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?