Suara.com - Direktur Keamanan Penerbangan Kementerian Perhubungan, Yurlis Hasibuan, Jumat (20/2/2015) pagi, menunggu kedatangan manajer pesawat Lion Air di kantor Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Lion Air dipanggil Kementerian Perhubungan untuk membahas kekacauan jadwal penerbangan pesawat itu sehingga membuat ratusan calon penumpang marah di bandara.
"Ini yang sudah komunikasi, kita panggil sekarang manajer yang di Cengkareng ini ketemu saya di sini nanti dia datang," kata Yurlis di Terminal 3.
Yuris mengatakan salah satu yang akan dibicarakan nanti, selain minta penjelasan soal alasan pesawat delay, juga bagaimana cara mengatasi permasalahan, dan mengenai ganti rugi dan uang pengembalian tiket penumpang.
"Pertama membicarakan tentang refund, yang kedua membicarakan bagaimana keberangkatan yang dua sampai tiga hari itu," kata dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan penumpang pesawat Lion Air yang seharusnya berangkat kemarin, Rabu (18/2/2015), baru diberangkatkan Kamis (19/2/2015). Sedangkan, penumpang yang seharusnya berangkat hari Kamis kemarin, tidak bisa semuanya diberangkatkan, dan harus menunggu hingga hari ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik
-
Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa
-
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul
-
Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan
-
Ikatan Keluarga Dewan DPRD DKI Perkuat Organisasi dan Pengabdian Masyarakat
-
55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi
-
Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur
-
Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi