Suara.com - Sepasang suami istri di India mewariskan seluruh hartanya kepada monyet peliharaannya. Keputusan itu mereka ambil setelah mereka dikucilkan dari keluarga besar lantaran nekat kawin lari.
Monyet yang beruntung itu bernama Chunmun. Si monyet berhak menerima seluruh harta warisan Brajesh Srivastava dan istrinya, Shabista. Suami istri itu merasa, sejak memelihara Chunmun pada tahun 2005, mereka terus ketiban rezeki.
Srivastava dan Shabista berasal dari kepercayaan yang berbeda. Itulah yang membuat pernikahan mereka tidak disetujui masing-masing keluarga besar. Sejak menikah, mereka belum dikaruniai anak sehingga si monyet, Chunmun, dianggap sebagai putra mereka sendiri.
Setiap harinya, Chunmun benar-benar dimanjakan dengan makanan bergizi. Selain memberikan susu, suami istri itu juga menyajikan makanan lain seperti roti, sayuran, dan sari buah. Tak cuma itu, Chunmun juga nyaman tinggal di kandangnya yang dilengkapi dengan pendingin udara, juga penghangat. Pada tahun 2010, pasangan itu juga mengeluarkan banyak biaya untuk mendanai pernikahan Chunmun dengan monyet betina bernama Bitti Yadav.
Tentu saja, keputusan Srivastava dan Shabista jadi persoalan problematis, tidak hanya dipandang dari segi hukum. Sampai saat ini, tidak ada tanda-tanda bahwa mereka sedang sakit parah, apalagi dikabarkan akan meninggal dalam waktu dekat. Selain itu, Chunmun, seperti rata-rata monyet lainnya, diperkirakan hanya berusia 11 sampai 16 tahun. Saat ini, Chunmun sudah berumur 10 tahun.
Suami istri asal India ini bukan yang pertama berkeinginan mewariskan harta kepada hewan peliharaan kesayangannya. Pada tahun 2007 silam, miliuner Leona Helmsley ingin mewariskan kekayaannya yang bernilai Rp154 miliar kepada Trouble, anjing terrier kesayangannya. Padahal, dirinya tidak mewariskan apa-apa kepada beberapa cucunya.
Oleh hakim pengadilan, dana tersebut dipangkas hanya menjadi Rp25 miliar. Benar saja, selepas kepergian Leona, Trouble menjalani hidup mewah dengan perawat dan penjaga keamanan. Anjing itu mati pada bulan Desember 2010. (News.com.au)
Berita Terkait
-
Rekap Tes MotoGP Sepang 2026: Honda Bangkit, Aprilia Tanpa Jorge Martin
-
Banyak Drama! 7 Fakta Unik di MotoGP Tes Sepang 2026
-
Stop Kasih Cokelat! Ini 10 Ide Hadiah Valentine Unik Dijamin Anti-Mainstream
-
Review Novel O Eka Kurniawan: Satir Pedas Tentang Monyet Berambisi Jadi Manusia
-
Aksi Sadis Bapak-Anak Siksa Monyet di NTT Berakhir di Bui, Videonya Bikin Netizen Murka
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Viral Kecelakaan Maut di Depan UIN Ciputat, Transjakarta Tegaskan Tak Terlibat
-
Nekat! Maling Beraksi di Ruang Rapat Hotel Mewah Jakarta Pusat, Laptop dan Ponsel Raib
-
Pemicu Utama Bencana Tanah Bergerak di Jatinegara Tegal
-
Kabar Gembira! Ramadan 2026, Warga IKN Sudah Bisa Salat Tarawih di Masjid Baru
-
Beasiswa Harita Gemilang Antar Mahasiswa Pulau Obi dari Desa ke Kampus Perantauan
-
5 Hasil Audiensi Guru Madrasah dengan DPR: 630 Ribu Kuota P3K hingga TPG Cair Bulanan
-
Pengalihan Penerima BPJS PBI-JK, Gus Ipul: Agar Lebih Tepat Sasaran
-
Tak Boleh Ada Jeda Layanan, Menkes Pastikan Pasien Katastropik Tetap Dilayani
-
Tangis Haru Guru Madrasah Pecah di Depan DPR, Tuntutan TPG Bulanan dan Kuota P3K Disetujui
-
Datangi BPK soal Kasus Kuota Haji, Pihak Gus Yaqut Tegaskan Tak Ada Aliran Dana