Suara.com - Hasil survei yang dilakukan YouGov Poll dari Inggris menempatkan Jakarta masuk dalam kategori lima kota besar dengan transportasi publik paling tidak aman sedunia, khususnya bagi perempuan.
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), malah tak sungkan untuk mengakuinya.
Dia berjanji akan menyediakan transportasi yang aman buat perempuan dan akan mengembangkan sistem keamanan online dengan meluncurkan program aplikasi dan memperbanyak kamera CCTV.
"Kita akan pasang CCTV tadi termasuk kita mau safetypin.com. jJadi orang masuk smartphone itu dia harus lapor kepada kita, di wilayah mana dia merasa tidak aman," ujar Ahok di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (25/2/2015).
"Atau cuma perasaannya saja yang tidak aman, itu ada kategori. Itu yang mau kita dapetin (dimana wilayah tidak aman)," tambah Ahok.
Selain memperbanyak CCTV, Ahok juga menerangkan, bahwa Pemerintah Jakarta telah berkerjasama dengan pihak yang berwajib.
"(Kita sudah kerjasama) dengan Polri sudah, tentara juga sudah," tutup Ahok.
Survei yang dilakukan YouGov Poll ini selain melibatkan kondisi keamanan juga sistem transportasi yang dimiliki kota-kota tersebut.
Berikut hasil survei kota tidak aman:
1. Bogota, Kolombia
2. Mexico City, Meksiko
3. Lima, Peru
4. New Delhi, India
5. Jakarta, Indonesia
6. Buenos Aires, Argentina
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir
-
Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno
-
BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil
-
Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan