Suara.com - Konflik antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta makin memanas.
Wakil DPRD DKI Jakarta M. Taufik mengancam akan menempuh jalur hukum terkait pernyataan Ahok yang menuding DPRD DKI Jakarta telah memasukkan dana siluman ke dalam draf APBD Jakarta 2015.
"Maka dewan perlu untuk berhubungan dengan hukum didampingi pengacara. Karena berhubungan dengan hukum. Siang ini disepakati sebagai pengacara kami, bung Rasman Aris Nasution,"ujar Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (3/3/2015).
Politisi Partai Gerindra itu mengatakan, DPRD menggunakan kuasa hukum agar dapat menerangkan kasus yang terjadi antara legislatif dengan eksekutif itu.
"Insya Allah kebenaran yang akan menang. Silahkan save kebenaran, jangan save orang per orang, karena orang per orang gudangnya salah. Karena manusia gudangnya salah," tegas Taufik.
Selain Taufuk, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) DKI Abraham Lunggana mengatakan, ada beberapa hal yang DPRD minta kepada pengacara Rasman.
"Pertama persoalan etika dan norma. Akan buat resume lapor hari Senin. Kedua penghinaan kepada lembaga DPRD, anggota DPRD," kata Lulung.
"Kalau yang disampaikan Ahok kita ada dana siluman Rp12,1 triliun ini akan kita buktikan. Rp12,1 triliun itu dia bilang setelah pembahasan," tambah Lulung.
Seperti diberitakan kemarin, Selasa (2/3/2015), DPRD mengancam akan melaporkan balik Ahok ke KPK. DPRD juga akan melaporkan Ahok atas pencemaran nama baik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden