News / Nasional
Selasa, 03 Maret 2015 | 13:24 WIB
Bertopengkan wajah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), warga melakukan aksi damai di Bunderan HI, Jakarta, Minggu (1/3/2015), demi mendukungnya dalam 'berseberangan' dengan DPRD. [Antara/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jakarta Hasbiallah Ilyas mengatakan, pihaknya sedang melakukan koordinasi dan mempertimbangkan mencabut hak angket terhadap Gubernur Jakarta Basuki Purnama (Ahok) terkait polemik APBD Jakarta.

Dia menerangkan, penundaan pernyataan sikap yang sedianya akan digelar pada pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB di DPW PKB DKI Jalan Pal Putih. No. 193 A Kramat, Jakarta Pusat, ditunda samapi satu atau dua hari kedepan.

"Ada berapa pengurus di DPW PKB yang masih di luar kota, ditunda satu sampai dua hari ini rapat pleno kemana arah kita," ujar Hasbiallah ketika dihubungi suara.com, Selasa (3/2/2015).

Hasbiallah sendiri belum bisa memastikan apakah sikap yang diambil bakal mencabut hak angket.

"Belum tahu, karena ada berapa sekretaris fraksi mengambil komunikasi (sendiri), itu dua hari ke depan kita akan menindak lanjuti terkait hak angket," katanya.

Hasbiallah menegaskan, kebimbangan fraksi PKB untuk tetap melakukan hak angket atau tidaknya itu bukan karena Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah melaporkan dana siluman ke KPK.

"Tidak ada urusan dengan KPK, ngga ada urusan dengan Gubernur pak Ahok, tidak ada. Kami dari awal memikirkan interpelasi bukan hak angket," jelas dia.

Load More