Suara.com - Kepala Kepolisian Resor Kota Banjarmasin Kombes Pol Drs Wahyono MH mengatakan pelaku jambret berhasil ditangkap karena dikejar korbannya sendiri dan langsung ditabrak saat di lampu merah jembatan layang di kota tersebut.
"Korban mengejar pelaku sambil berteriak saat di lampu merah korban langsung menabrak sepeda motor pelaku hingga terjatuh keduanya," ucapnya, Selasa (10/3/2015).
Ia mengatakan, saat korban dan pelaku terjatuh massa yang ada di sekitaran jembatan layang langsung menangkap pelaku dan menghakiminya.
Untung saja ada polisi lalu lintas yang berjaga dan langsung mengamankan pelaku yang diketahui bernama Syaipul Ansyari alias Ipul (22) Warga Tatah Belayung Banjarmasin Selatan.
Setelah berhasil diamankan polisi dari amuk massa selanjutnya pelaku dibawa ke Polresta Banjarmasin untuk diserahkan ke Satuan Reserse Kriminal guna proses hukum.
Dari hasil penyidikan Ipul menjambret tas seorang pengendara yang telah dibuntuti sebelumnya dan saat korban lengah langsung saja pelaku menjalankan aksinya.
"Korban seorang cewek namun terlihat berani dengan mengejar jambret hingga berhasil menangkapnya," tutur orang nomor satu dijajaran Polresta Banjarmasin.
Terus dikatakannya, atas usaha korban yang diketahui bernama Rina karena berhasil menangkap pelaku dan menggagalkan aksi jambret itu pihak Polresta Banjarmasin berencana akan memberikan penghargaan kepada korban.
"Kami akan memberikan penghargaan kepada korban karena atas usahanya berhasil menggagalkan aksi kejahatan itu," ujar pria yang pernah menjabat sebagai Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
Wahyono juga mengatakan, atas perbuatan pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu maka polisi menjerat dengan Pasal 363 KUHP diancam hukuman penjara di atas lima tahun.
Sementara tersangka jambret Ipul mengatakan dirinya memang niat menjambret dan itu dilakukan karena ia tidak memilik uang sepeserpun.
"Saya jambret baru sekali tapi maling helm sudah sering, dan saya juga kerja di pencucian sepeda motor tapi itu tidak cukup untuK biaya ekonomi keluarga," tuturnya saat di ruang penyidik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI