Suara.com - Mayoritas pedagang bakso di Sukabumi, Jawa Barat pendapatannya turun drastis, setelah terungkapnya kasus peredaran bakso daging celeng atau babi hutan oleh Polres Sukabumi Kota.
"Di Sukabumi ada ribuan pendagang bakso baik keliling maupun kios, dengan terungkapnya peredaran bakso daging celeng pendapatan pedagang turun 20 sampai 50 persen," kata tokoh Paguyuban Pedagang Bakso Sukabumi, Suparmin di Sukabumi, Kamis (26/3/2015).
Menurutnya, pihaknya mengapresiasi langkah polisi dengan mengungkap kasus ini karena merugikan yang mengkonsumsinya khususnya umat islam dan akibat ulah satu dua pedagang bakso yang "nakal" seperti ini imbasnya pedagang bakso yang jujur dan berjuang menggunakan bakso murni daging sapi pendapatannya menjadi menurun.
Selain itu, ulah oknum pedagang bakso daging celeng juga meresahkan masyarakat khususnya di Sukabum, apalagi warga di daerah ini meyoritas penikmat bakso.
Lebih lanjut, adanya kasus seperti diduga ada kaitannya dengan mahalnya harga daging sapi, sehingga oknum pedagang bakso mengoplosnya dengan daging celeng.
"Tidak menutup kemungkinan ulah oknum pedagang bakso itu disengaja hanya untuk mendapatkan keuntungan yang melimpah, padahal dampaknya sangat luas baik kepada masyarakat itu sendiri juga kepada para pedagang lainnya," tambahnya.
Ia juga meminta kepada pemerintah setempat untuk turun langsung ke lapangan memeriksa seluruh pedagang bakso untuk memberikan rasa aman bagi para konsumennya.
Sehingga ke depannya masyarakat akan kembali percaya terhadap makanan yang bisa dinikmati oleh seluruh kalangan ini.
Di sisi lain, Suparmin yang juga memiliki usaha penggilingan daging sapi untuk bahan baku pembuatan bakso sejak 1980 ini, setiap harinya bisa menggiling daging sapi hingga satu ton yang berasal dari ribuan pedagang bakso di Sukabumi.
"Kami pemerintah bisa memberikan jaminan, agar omzet jualan kami kembali normal khususnya bagi pedagang bakso kecil yang hanya mengandalkan jualannya untuk kehidupan sehari-harinya," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Sukabumi, Ayep Supriatna mengatakan pihaknya sudah membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus peredaran bakso daging celeng ini yang juga berkoordinasi dengan Polres Sukabumi Kota, Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan (DP2KP) Kota Sukabumi.
"Tim khusus ini bertugas memantau atau mengawasi seluruh pedagang bakso agar bebas dari bakso daging celeng," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Nasib Ibu Guru Budi di Ujung Tanduk Usai Mediasi Buntu, Ortu Siswa Ngotot Lapor Polisi
-
Jakarta Masih Siaga Hujan Ekstrem, Pramono Anung Perpanjang PJJ dan WFH Hingga 1 Februari
-
Cegah Korban Bertambah, Pramono Minta Bina Marga Tambal Darurat Jalan Berlubang di Jakarta
-
Baru Januari, Jalan Berlubang Sudah Picu Puluhan Kecelakaan di Jakarta: Satu Orang Tewas
-
Modifikasi Cuaca Dituding Bikin Iklim Kacau, BMKG Beri Penjelasan
-
Daftar 28 Rute Transjakarta yang Terdampak Banjir Hari Ini
-
Hujan Deras Sejak Kemarin, 17 RT di Jakarta Timur dan Barat Terendam Banjir
-
Ratusan Taruna Akpol Diterjunkan ke Aceh Tamiang: Bersihkan Jalan hingga Pulihkan Sekolah
-
Pembangunan 104 Sekolah Rakyat Permanen Tertahan: Terkendala Status Lahan!
-
Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Hari Ini, Wilayah Utara Waspada Angin Kencang