Suara.com - Proses angket di DPRD DKI Jakarta atas dugaan mal-administrasi APBD 2015 yang dilakukan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masih bergulir dan hari ini, Jumat (27/3/2015), panitia yang diketuai Mohamad Ongen Sangaji akan meminta pandangan dua pakar komunikasi politik, Tjipta Lesmana dan Sumardjoyo.
"Pagi Pak Tjipta Lesmana jam 10 00 WIB, dan siang Sumardjoyo," ujar Prabowo kepada suara.com melalui pesan singkat.
Anggota Fraksi Gerindra DPRD menambahkan pertemuan dengan kedua pakar untuk membahas soal gaya komunikasi Ahok yang selama ini dinilai tidak beretika atau kerap berucap kata kasar, bahkan bahasa "toilet." Selain itu, mereka juga akan dimintai pandangan perihal proses pengiriman dokumen APBD 2015 ke Kemendagri yang dinilai dewan tidak sesuai pembahasan.
"(Masalah) komunikasi dan (mengenai) keuangan daerah. Dua-duanya kita dengarkan," kata Prabowo.
Sebelumnya, pada Rabu (25/3/2015) panitia angket sudah meminta pandangan pakar hukum tata negara Margarito Kamis dan Irman Putra Sidin, kemudian pada Kamis (26/3/2015) meminta pendapat pakar komunikasi politik Emrus Sihombing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123