Suara.com - Kopilot yang diduga kuat dengan sengaja menabrakan pesawat Germanwings ke pegunungan Alpen, Prancis pekan ini rupanya pernah mengalami gangguan kejiwaan serius, demikian dikabarkan tabloid German, Bild, Jumat (27/3/2015).
Seperti yang diberitakan sebelumnya pesawat Airbus A320 milik Germanwings jatuh menghunjam pegununga Alpen pada Rabu (25/3/2015). Berdasarkan penyelidikan kejaksaan Prancis, kopilot Andreas Lubitz (27) yang berkewarganegaraan Jerman diduga sengaja menabrakan pesawat itu ke pegunungan Alpen. Sebanyak 150 orang, termasuk Lubitz tewas dalam peristiwa itu.
Lubitz diduga berada sendirian di dalam kokpit ketika peristiwa itu terjadi. Ia mengunci pintu kopilot dan tak mengizinkan kapten pilot masuk ke dalam ruang kemudi pesawat.
Bild, yang mengutip dokumen internal dan mewawancarai sumber di Lufthansa, perusahaan yang menaungi Germanwings, menulis bahwa Lubitz pernah selama satu setengah tahun dirawat oleh psikiater. Lubitz disebut pernah mengalami "episode depresi serius" yang menyebabkan dia diharus dirawat.
Adapun CEO Lufthansa, Carsten Spohr, dalam sebuah konferensi pers Kamis (26/3/2015), mengatakan bahwa Lubitz pernah mengambil cuti saat sedang mengikuti pelatihan sekitar enam tahun lalu. Spohr tak menjelaskan penyebab cuti dan mengklaim bahwa Lubitz lulus sebuah ujian sebelum bekerja menerbangkan pesawat.
"Enam tahun lalu, ada interupsi cukup lama dalam program latihannya. Setelah itu, dia melanjutkan lagi program latihan. Ia lulus semua tes dan pemeriksaaan. Kemampuan terbangnya tak tercela," kata Spohr.
Adapun dokumen yang diperoleh Bild akan diperiksa oleh pemerintah Prancis dan kini sedang diteliti oleh pihak Jerman. Juru bicara Lufthansa menolak mengomentari laporan tersebut. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung
-
Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan
-
Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi
-
Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran
-
Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?
-
Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel
-
Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK
-
4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan
-
Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok
-
Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya