Suara.com - Pihak Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rejanglebong, Provinsi Bengkulu, mengingatkan kalangan masyarakat setempat agar tidak tergiur dengan program umrah gratis yang ditawarkan sejumlah pihak.
"Warga Kabupaten Rejanglebong agar tidak tergiur dengan tawaran mengikuti program umrah gratis yang ditawarkan sejumlah pihak. Karena saat ini program umrah itu banyak yang disalahgunakan untuk perekrutan anggota ISIS, seperti yang terjadi di sejumlah kota di Jawa maupun daerah lainnya," ungkap Kepala Kemenag Rejanglebong, CH M Naseh, di Rejanglebong, Jumat (27/3/2015).
Imbauan untuk mewaspadai tawaran program umrah gratis kepada masyarakat daerah tersebut, kata Naseh pula, dilakukan pemerintah pusat dan aparat keamanan menyusul gencarnya pemberitaan perekrutan anggota ISIS belakangan ini dengan modus pemberangkatan umrah.
Kendati pihaknya saat ini belum menemukan adanya warga setempat yang terlibat atau bergabung ISIS, tambah Naseh, perkembangan itu harus diwaspadai sehingga tidak sampai masuk ke daerah tersebut. Untuk itulah, dia meminta warga yang mendapatkan penawaran program umrah gratis, agar hendaknya berkoordinasi dengan pihaknya, sehingga tidak menjadi korban penipuan maupun ajakan bergabung di kelompok radikal tersebut. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan