Suara.com - Penyidik Bareskrim Polri bakal memanggil Alex Usman dan Zaenal Soelaiman untuk diperiksa sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja DKI Jakarta 2014.
"Masalah UPS, minggu depan akan dipanggil tersangkanya," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Komisaris Besar Rikwanto, di gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Selasa, (31/3 2015).
Meski baru menetapkan dua tersangka, Rikwanto mengungkapkan, penyidik masih menelusuri pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
"Ada hubungannya antara pihak pemda eksekutif ini kan kemudian distributor pengusaha, kemudian dari legislatif sebagai pihak yang mengusulkan daripada program itu masuk sehingga anggaran bisa dicairkan," kata dia.
Namun, dia belum menjelaskan terkait keterlibatan pihak lain dalam kasus yang telah merugikan negera puluhan miliran tersebut.
"Tapi tunggu nanti pemeriksaannya dua tersangka yang sudah ditetapkan.
Penyidik Barekrim Polri telah menetapkan Alex dan Zaenal sebagai tersangka. Penetapan kedua tersangka itu berdasarkan hasil gelar perkara Jumat lalu.
Keduanya merupakan pejabat pembuat komitmen dalam pengadaan UPS. Alex adalah mantan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat. Sedangkan Zaenal merupakan bekas Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat.
Alex dan Zaenal diduga telah menggelembungkan anggaran UPS sebesar Rp300 miliar saat pembahasan APBD Jakarta 2014. Dalam kasus ini, negara mengalami kerugian lebih dari Rp50 miliar.
Atas perbuatannya, keduanya dijerat dengan Pasal 2 dan 3 Undang Undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat kesatu KUHP.
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini
-
Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan
-
Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri
-
Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran