Suara.com - Sidang lanjutan praperadilan mantan Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA), tersangka dugaan korupsi penyelenggaraan haji kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (1/4/2015). Sidang hari ini, pihak pemohon yakni Suryadharma menghadirkan saksi ahli.
Kuasa hukum pemohon, Humphrey Djemat mengatakan bahwa sejatinya, pihaknya akan menghadirkan tiga saksi ahli. Namun untuk hari ini hanya satu saksi ahli yang akan dihadirkan. Ada pun dua lainnya dihadirkan pada persidangan besok.
"Ada tiga saksi ahli yang akan kami hadirkan, hari ini satu dan besok dua saksi ahli," kata Humphrey di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Ia menjelaskan, para saksi ahli yang akan dihadirkan itu akan memberikan keterangan di bawah sumpah terkait proses penyenggaraaan ibadah haji. Menurutnya, saksi ahli ini akan menjelaskan kasus haji yang banyak bermasalah.
"Saksi ahli itu dari orang yang memahami penyelenggaraan ibadah haji. Sebab KPK menyatakan kasus itu meresahkan masyarakat" tandasnya.
Dalam kasus ini, KPK menetapkan Suryadharma Ali sebagai tersangka dugaan korupsi dalam penyelenggaraan ibadah haji ketika dirinya menjabat sebagai Menteri Agama.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Kapolri Ungkap Pesan Prabowo: TNI-Polri Harus Bersatu, Jangan Sampai Terpecah
-
Impor Mobil India Dinilai Sebagai Otokritik Atas Kartel Mobil di Indonesia
-
HUT ke-12 Suara.com Luncurkan Aura Research, Platform AI untuk Analisis Data dan Monitoring Isu
-
Gedung Tinggi Dilarang Sedot Air Tanah, PAM Jaya Ingatkan Ancaman Sinkhole Hantui Jakarta
-
Menhan Banyak Urusan, Gian Kasogi: Isu Keamanan Jangan Jadi Instrumen Politik Menuju 2029
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Haris Azhar: Perkara Ini Tidak Memenuhi Hak Asasi Manusia
-
Rayakan Hari Jadi ke-12, Suara.com Perkokoh Posisi Pemimpin Media Digital Berbasis Komunitas
-
Alarm Merah Timur Tengah: Mengapa Perang Iran-AS Bisa Ancam Dapur WNI Susah Ngebul?
-
Dirumorkan Tewas Dibom Iran, Benjamin Netanyahu Terakhir Terlihat di Lokasi Ini
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Ahli: Laporan Keterangan Palsu di Sidang Hanya Bisa Lewat Hakim