Suara.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Mursadi mengharapkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dapat hadir ketika menyampaikan laporan keterangan penanggungjawaban (LKPJ) tahun 2014. Laporan itu rencananya akan digelar dewan pada Senin (6/4/2015) mendatang.
Kendati demikian, Prasetio yang juga politisi PDI Perjuangan itu tidak memaksa jika Ahok tak bisa hadir.
"Tapi harusnya sih beliau ya (Ahok yang hadir)," kata Prasetio, di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2015).
Namun, apabila mantan Bupati Belitung Timur itu berhalangan hadir, Prasetio tak mempermasalahkan jika yang datang hanya Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat.
"Terserah beliaulah, yang penting udah ada perwakilannya," kata Prasetio.
Sebelumnya, Badan Musyawarah (Bamus) memutuskan menggelar sidang paripurna terkait LKPJ Gubernur DKI Jakarta tahun 2014 dilakukan Senin pekan depan. Hal tersebut diputuskan dalam rapat Bamus yang digelar pada siang tadi.
Dalam rapat tersebut, pihak Pemerintah Provinsi DKI diwakili oleh Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pembangunan Bambang Sugiono.
Rapat paripurna Senin (6/4/2015) akan diawali dengan penyampaian LKPJ Gubernur DKI tentang APBD 2014. Sore harinya akan digelar rapat paripurna hasil kerja tim angket DPRD DKI.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123