Suara.com - Ada pengakuan mengejutkan dari sejumlah penduduk di sebuah desa kecil di Maldives, Kuda Huvadhoo. Mereka yakin melihat pesawat Malaysian Airlines MH 370 yang hilang bulan Maret 2014.
Para penduduk di desa ini merasa heran tidak ada seorang pun yang menanyai mereka soal keberadaan lokasi jatuhnya pesawat tersebut.
Kepada The Weekend Australian, beberapa penduduk menyatakan mereka melihat tanda merah dan biru seperti yang ada di MH370.
“Saya melihat sebuah pesawat besar dan saya melihat warna merah dan biru, lalu saya mendengar suara keras,” kata Abdu Rasheed Ibrahim.
“Itu sangat tidak biasa. Sangat besar dan terbang rendah. Hari itu adalah hari libur (Sabtu). Semua orang tidur setelah berdoa,” imbuhnya.
Humaam Dhomamk, mengatakan dirinya melihat tanda merah dan biru pada badan pesawat.
“Saya melihat pesawat itu terbang rendah dan saya mendengar suara keras setelah pesawat itu menghilang,” katanya.
Selama beberapa bulan terakhir, pencarian MH370 difokuskan di samudera India sebelah selatan.
Seorang penduduk lainnya, Ahmed Shiyaam mengatakan dirinya saat itu sedang mengendarai mobil bersama anaknya ketika melihat pesawat terbang rendah.
“Saya sangat yakin karena hari itu sangat cerah. Dan, yang saya lihat tidaklah normal. Pesawat sangat besar dan terbang sangat rendah,” ungkapnya.
Ahmed Ibrahim, menyatakan hal senada. Ia melihat pesawat itu dari kebunnya,
“Sangat tidak normal. Pesawat itu sangat besar, sangat berisik dan terbang rendah. Kemudian saya diberiathu bahwa ada pesawat hilang. Saya yakin itu pesawat yang sama,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Perusahaan Logistik Global Ungkap Nasib Pelaku Usaha RI di Pasar Internasional
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?