Suara.com - Kasus pemerkosaan kembali terjadi di India. Kali ini menimpa seorang remaja berusia 14 tahun di daerah Thadiveedhi.
Kasus pemerkosaan ini terungkap setelah korban berhasil mencapai jendela dan berteriak meminta pertolongan warga sembari menangis.
Akhirnya remaja malang itu berhasil diselamatkan oleh warga. Saat diselamatkan, korban berada dalam kondisi kedua tangan terikat. Mereka lalu melaporkan kasus ini ke kepolisian setempat.
Seorang pejabat polisi, Trivikram Varna mengatakan kepada media bahwa remaja putri itu berada di kelas delapan dan tinggal bersama nenek kakeknya di kota Tuni.
Sepuluh hari lalu, ia bertengkar dengan kakek neneknya dan meninggalkan rumah untuk pergi ke Tirupati bertemu dengan teman lelakinya, Prasad (21).
Setelah tinggal selama lima hari di kediaman Prasad, ia berniat kembali ke rumahnya bersama Prasad. Saat tiba di stasiun kereta Tuni, seorang teman Prasad, Veerababu bergabung dengan mereka dan berjanji akan mengantar korban kembali ke rumah.
Tetapi, mereka membawa korban turun di Vizag dan menyekapnya di rumah Veerababu. Di situlah ia diperkosa selama tiga hari oleh Veerababu.
Saat ini Veerababu telah ditahan polisi di Anakapalli dan mengakui semua perbuatannya. Sementara polisi masih memburu Prasad. (Timesofindia)
Berita Terkait
-
Klarifikasi Ayu Aulia soal Rahim Diangkat, Bukan Cuma Karena Faktor Dihamili Bupati R
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
3 Zodiak Beruntung Secara Finansial Minggu Depan 18-24 Mei 2026
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Bukan LCGC! Hatchback 1.200cc DOHC Ini Tembus 21 Km/Liter, Bekasnya Cuma Rp 65 Jutaan
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia