Suara.com - Penyidik Bareskrim Mabes Polri telah menetapkan dua orang berinisial HB dan DY, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen (mandat) pada Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar kubu Agung Laksono.
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Rikwanto menerangkan, HB yang merupakan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pasaman Barat itu, telah memalsukan tanda tangan Sekretarisnya dengan cara scanning.
"Karena surat mandat minimal ada dua (tanda tangan), Ketua dan Sekretaris, HB memalsukan tanda tangan hasil scanning," kata Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta, Senin (6/4/2015).
Sedangkan DY, menurut Rikwanto, telah memalsukan tanda tangan Wakil Ketua. DY diketahui merupakan Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Pandeglang.
"Jadi, tanda tangan Wakil Ketua dipalsukan, lalu datang ke Munas Ancol," katanya.
Rikwanto menambahkan, penyidik kini masih mendalami beberapa dokumen lain yang telah disita.
"Barang bukti disita. Masih dicek satu per satu, karena surat mandat (itu) perlu diverifikasi," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja
-
Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia
-
PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan
-
Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia
-
Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan
-
Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi
-
Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi
-
BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi Pemudik
-
Sentil Pejabat Daerah, Prabowo: Saya Presiden Pakai Mobil Rp1 Miliar, Gubernur Beli Rp8 Miliar
-
Tak Penuhi Standar, Presiden Prabowo Tangguhkan 1.030 Dapur Makan Bergizi Gratis