Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno yakin tidak akan ada gesekan dalam Kongres IV PDI Perjuangan di Bali. Sebab ada isu jika Joko Widodo juga dijagokan menyaingi Megawati Soekarno Putri menjadi Ketua Umum partai.
Hendrawan menjelaskan nantinya Kongres menekankan pengukuhan Mega sebagai Ketua Umum kembali. Setelah itu akan dibahas sejumlah agenda.
"Bukan pemilihan, catat itu. Tapi pengukuhan Ibu Mega sebagai Ketua Umum," tegas Hendrawan saat dihubungi suara.com, Selasa (7/4/2015).
Dia mengatakan itu adalah berdasarkan Musyawarah Nasional PDIP di Semarang tahun lalu. Jika ada kabar jika Jokowi akan 'menjegal' pengukuhan Mega, itu hanya sekadar isu.
"Itu ilusi. Termasuk jajak pendapat dari CSIS. Nggak ada apakah Jokowi maju atau bagaimana, itu ilusi saja," papar Hendrawan.
Jajak pendapat CSIS yang dimaksud itu menyebutkan sebanyak 467 Dewan Pimpinan Cabang PDIP menunjukkan dukungan terhadap Megawati sebagai ketua umum partai itu tak lagi solid. Sementara 147 DPC yang terang-terangan berani tak menyebut nama Megawati lagi sebagai calon ketua umum.
Menurut Hendrawan nantinya Kongres yang digelar 9-12 April 2015 itu akan banyak membahas soal program pemerintah lewat Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019.
"Kita juga akan sikapi beberapa kebijakan Presiden Jokowi. Nanti akan ada ringkasan Kongres," jelas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Lebanon Pilih Negosiasi dengan Israel, Presiden Joseph Aoun Ungkap 3 Tujuan Utama
-
Kejam! Suami di India Masukkan Benda ke Rahim Istri, Korban Kritis di Rumah Sakit
-
Penembakan Massal di Piramida Teotihuacan, Turis Kanada Tewas Mengenaskan
-
Arab Saudi Sebut Konflik Timur Tengah Ancam Energi Global dan Stabilitas Ekonomi
-
Tunjuk Suhud Alynudin, Fraksi PKS Jelaskan Alasan Pergantian Kursi Ketua DPRD DKI Jakarta
-
KPK: 25 Persen Kasus Korupsi Berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa
-
Xi Jinping Tekankan Normalisasi Selat Hormuz Jadi Prioritas Global
-
UU PPRT Sah Setelah 22 Tahun, PKB: Jangan Sampai Jadi Macan Kertas!
-
Detik-detik Penangkapan Komplotan Curanmor di Cikupa: Senpi Rakitan dan Peluru Tajam Disita
-
KPK Bongkar Modus Fraud di Pasar Modal: dari Manipulasi Saham hingga Penyalahgunaan Dana Nasabah