Suara.com - Wakil ketua DPR RI Fadli Zon sangat menyayangkan kasus 'adu jotos' antara Wakil Ketua Komisi VII dari Fraksi partai Demokrat, Mulyadi dengan anggota Komisi VII dari PPP, Mustofa Asegaf.
Kasus itu terjadi saat rapat kerja Komisi VII dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/4/2015) petang.
"Kasus ini sangat memprihatinkan sekali. Maka dari itu kami akan usut sesuai dengan prosedur yang berlaku, masalah internal seperti ini pasti akan kami bahas di MKD (Mahkamah Kehormatan Dewan)," kata Fadli Zon di gedung Parlemen.
Menurut dia, adu jotos dua anggota dewan ini adalah preseden buruk bagi parlemen. Anggota dewan yang bertugas mengawasi dan mengontrol kerja eksekutif tentu kerap terjadi perdebatan dalam rapat, namun tidak layak bila sampai berujung fisik.
"Hal ini suatu kesalahan yang fatal. Saya kira setiap anggota dewan pasti tahu bahwa berdebat itu boleh saja, boleh berargumentasi, boleh sekeras-kerasnya, tapi tidak boleh ada yang sampai fisik begitu," ujarnya.
"Meskipun itu terjadi di parlemen lain (di negara lain), tapi saya kira ini suatu contoh yang tidak baik," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney
-
Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus
-
Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen
-
Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU
-
Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'
-
'Ini Tidak Bisa Dilepas!', Nadiem Makarim Muncul Pakai Gelang Detektor di Sidang Korupsi Chromebook
-
KPK Duga Dua Ajudan Bantu Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terima Gratifikasi
-
Momen Prabowo Tatap dan Tunjuk Menkeu Purbaya di Depan Gunungan Uang Rp10 Triliun
-
Viral Isu Prostitusi Anak di Blok M Libatkan WNA Jepang, Polda Metro Jaya Turun Tangan
-
Jokowi Disebut Sudah Pulih 99 Persen, Siap Keliling Indonesia Juni 2026 Sapa Rakyat