Badan Reserse Kriminal Polri Direktorat Tindak Pidana Narkoba menggelar pengungkapan jaringan sindikat narkoba Internasional di Jakarta [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Bareskrim Polri mengumumkan penemuan laboratorium milik terpidana mati Freddy Budiman yang terletak di Ruko CBD Mutiara, Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Selasa (14 April 2015).
Di dalam ruko tersebut, anggota polisi menemkan barang bukti 50 ribu butir ekstasi yang diduga didatangkan dari negeri Belanda, 800 gram shabu yang diduga kuat didatangkan dari Pakistan, 122 lembar narkotika berbentuk perangko (CC4) yang diduga berasal dari Belgia, 20 unit ponsel, satu unit mesin cetak ekstasi, satu buah tabung reaksi, dan 25 kilogram bahan baku untuk pembuatan ekstasi.
Dari TKP, polisi juga menyita 10 kilogram bahan pelarut, satu buah timbangan digital, satu kilogram bahan pewarna, satu buah timbangan manual, satu buah alat pemanas, satu buah alat pendingin, dan satu gulungan alumunium foil.
Kepala Bareskrim Komisaris Jenderal Budi Waseso yang mengumumkan penemuan tersebut mengungkapkan bahwa enam yang sudah ditangkap dalam operasi itu.
"Yang satu lagi masih DPO karena ada di negara Belanda," kata Budi.
Di dalam ruko tersebut, anggota polisi menemkan barang bukti 50 ribu butir ekstasi yang diduga didatangkan dari negeri Belanda, 800 gram shabu yang diduga kuat didatangkan dari Pakistan, 122 lembar narkotika berbentuk perangko (CC4) yang diduga berasal dari Belgia, 20 unit ponsel, satu unit mesin cetak ekstasi, satu buah tabung reaksi, dan 25 kilogram bahan baku untuk pembuatan ekstasi.
Dari TKP, polisi juga menyita 10 kilogram bahan pelarut, satu buah timbangan digital, satu kilogram bahan pewarna, satu buah timbangan manual, satu buah alat pemanas, satu buah alat pendingin, dan satu gulungan alumunium foil.
Kepala Bareskrim Komisaris Jenderal Budi Waseso yang mengumumkan penemuan tersebut mengungkapkan bahwa enam yang sudah ditangkap dalam operasi itu.
"Yang satu lagi masih DPO karena ada di negara Belanda," kata Budi.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Diskusi di UGM Digeruduk Mahasiswa! Menteri Nusron dan Sudaryono Dievakuasi Mobil Patroli
-
Dua Kali Sehari! Modus Obat Batuk dan Kunciran Rambut Dipakai Selundupkan Narkoba ke Rutan Salemba
-
Your Jewelry, your story! Temukan Inspirasi Stacking Jewelry ala Shopee
-
'Suara Indonesia Penting!' Presiden Palestina Telepon Prabowo, Minta RI Terus Kawal Gaza
-
China Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran, Dukung Pembukaan Kembali Selat Hormuz
-
Wamentan Sudaryono Bantah Kabur saat Dialog di UGM, Sebut Keluar karena Alasan Keamanan
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG