Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk membantu polisi memberantas para pengguna dan pengedar narkoba, terutama di tempat-tempat hiburan malam.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan pemerintah akan menutup tempat hiburan malam yang pengunjungnya kedapatan mengonsumsi obat-obatan terlarang.
"Kalau ketemu tiga kali saja ada pelanggan memakai narkoba di tempat hiburan, kita tutup," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Senin (6/4/2015).
Untuk menjalankan kebijakan ini, kata Ahok, pemerintah akan berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional dan Provinsi serta Polda Metro Jaya.
Ahok berharap pengelola tempat hiburan malam ikut mengawasi aktivitas kegiatan pengunjung untuk mencegah peredaran dan penggunaan narkoba di tempat usaha mereka.
"Jadi kita ingin supaya si pemilik, pengelola tempat hiburan ngawasin," kata mantan Bupati Belitung Timur.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Menlu Sugiono Jawab Desakan Publik Agar Indonesia Keluar dari Board of Peace
-
Prabowo Jadi Mediator? RI Mulai Jalin Komunikasi Rahasia dengan Iran dan Amerika Serikat
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi AS, Indonesia Tetap Tawarkan Diri Jadi Mediator
-
Junaedi Saibih Divonis Bebas dalam Kasus Suap Vonis Korupsi Ekspor CPO
-
Tinggalkan Istana Usai Pertemuan: AHY Antar SBY, Gibran Satu Mobil Bareng Jokowi
-
Benarkah Gaji Nakes Jakarta Mandek 10 Tahun? Ini Duduk Perkaranya
-
Analis: Iran di Atas Angin, Ini Sebabnya
-
Meski Kehilangan Istri, Haji Suryo Tanggung Penuh Biaya dan Sekolah Korban Kecelakaan
-
Jaringan Perburuan Gajah Sumatera Dibongkar, Kadiv Humas: 15 Tersangka Diamankan!
-
OTT Pekalongan: 11 Orang Termasuk Sekda Tiba di Gedung KPK, Apa Peran Bupati Fadia Arafiq?