Suara.com - Terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman dibawa ke Jakarta, Rabu (8/4/2015) sore. Berdasarkan informasi yang dihimpun, gembong narkoba itu diterbangkan dari Cilacap, Jawa Tengah dan mendarat di Direktorat Kepolisian Udara, Lapangan Terbang Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan.
Penghuni Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Batu, Pulau Nusakambangan itu dijemput polisi untuk dibawa ke Direktorat IV Narkoba Bareskrim Polri, Jakarta untuk diperiksa. Freddy dikawal 12 personel polisi bersenjata lengkap yang dipimpin langsung oleh Wakil Direktur Narkoba Kombes Pol Nugroho Aji W.
Bersama Freddy, polisi juga membawa seorang terpidana kasus narkoba lainnya, Soni Sasmita, penghuni Lapas Kelas II A Pasir Putih dengan divonis 12 tahun penjara.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol Rikwanto membenarkan kedatangan Freddy dari LP Nusakambangan ke Dit IV Narkoba Bareskrim Polri tersebut.
"Iya, infonya begitu. Tapi belum monitor terkait apa," kata Rikwanto saat dihubungi, Rabu (8/4/2015) malam.
Freddy Budiman sempat jadi sorotan publik setelah model majalah dewasa, Vanny Rosyane membuat pengakuan mengejutkan. Vanny mengaku dirinya sering berhubungan intim dan menggunakan sabu-sabu di salah satu ruangan Lapas Cipinang dan ruang kerja kalapas bersama Freddy Budiman.
Freddy Budiman yang merupakan bandar narkoba jaringan internasional divonis mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat, pada tanggal 15 Juli 2013, karena terbukti mengatur peredaran ekstasi sebanyak 1.412.476 butir dari balik teralis besi.
Ekstasi itu dimasukkan ke dalam sejumlah akuarium di dalam truk kontainer dan diedarkan ke Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, serta Makassar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral
-
Donald Trump Kemungkinan Rilis Isi Perjanjian Perdamaian AS - Iran Akhir Pekan Ini
-
Bos Maktour Fuad Hasan Mangkir Lagi di Kasus Haji, KPK: Mana Bukti Medis Kalau Sedang Sakit?
-
Rangkuman Hal Penting Perdamaian Perang Amerika Serikat dan Iran, Apa Saja yang Harus Dipahami?
-
'Saya Memang Tukang Lapor!' Firdaus Oiwobo Polisikan Tyo Eks Ketua BEM UGM Usai Kritik Prabowo
-
Kecelakaan Pesawat Militer AS B-52 Stratofortress, 8 Orang Awak Tewas
-
Bongkar Alasan Geruduk Menteri, SEMA UGM: Mereka Banyak Mengibul dan Khianati Rakyat!
-
Dipukul dan Dilempar Air saat Diskusi UGM Ricuh, Sudaryono: Kami Tidak Kabur, Malah Duduk di Aspal!
-
Diskusi di UGM Digeruduk Mahasiswa! Menteri Nusron dan Sudaryono Dievakuasi Mobil Patroli
-
Dua Kali Sehari! Modus Obat Batuk dan Kunciran Rambut Dipakai Selundupkan Narkoba ke Rutan Salemba