Suara.com - Tim Food Security Polda Metro Jaya akan memeriksa dan mengawasi menu makanan yang dihidangkan bagi para delegasi peserta Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Afrika.
"Tim Food Security ini akan bertugas di dapur tempat makanan delegasi KTT," kata Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Musyafak di Jakarta, Selasa (14/4/2015).
Musyafak mengatakan Tim Food Security Polda Metro Jaya akan memeriksa makanan bagi tamu VIP peserta KTT KAA.
Sementara Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) akan mengawasi menu makanan bagi tamu VVIP.
Tim khusus itu akan menguji seluruh makanan yang dihidangkan agar terhindar dari racun dan bahan logam berat.
Musyafak menjelaskan petugas akan memeriksa hidangan makanan dengan cara memasukkan ke tabung reaksi dicampur senyawa kimia.
Selanjutnya, hasil campuran tersebut akan terlihat makanan itu mengandung bahan berbahaya atau tidak.
Musyafak menambahkan Polda Metro Jaya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk pengamanan makanan bagi delegasi KTT KAA.
"Tim Food Security Polda Metro Jaya terdiri dari empat personel," ujar Musyafak. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba