Anggota Komisi III DPR RI berkunjung ke kediaman Wakapolri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (15/4). [suara.com/Oke Atmaja]
Kutipan pantun "ikan sepat ikan gabus" pun muncul dalam acara fit and proper test calon Kapolri Komjen Pol Badrodin Haiti, Kamis (16/4/2015). Sejumlah fraksi di Komisi III DPR yang ikut rapat kali ini, agaknya menginginkan Badrodin bisa langsung disetujui, agar dapat dilaporkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk langsung dilantik.
Contohnya adalah Fraksi PAN yang diwakili Yandri Susanto, yang menyatakan mendukung penuh Komjen Pol Badrodin Haiti menjadi Kapolri. Fraksinya menurut Yandri, tidak melakukan pendalaman dengan Badrodin, dan berharap supaya Badrodin bisa langsung disetujui oleh Komisi III.
"Insya Allah dalam waktu dekat supaya (Presiden) bisa melantik Kapolri. Karena dalam tiga bulan Polri tidak ada pimpinan. Ikan sepat ikan gabus, dimasukkan ke dalam kulkas. Lebih cepat lebih bagus, tapi tetap berkualitas," tutur Yandri.
"Kalau semua fraksi seperti PAN ini, mungkin bisa diselesaikan jam 12.00," timpal pimpinan rapat Azis Syamsudin pula.
Pernyataan Yandri ini pun lantas diamini oleh Fraksi Golkar. Diwakili oleh Jhon Keneddy Azis, Golkar juga berharap nama Badrodin langsung disetujui, supaya dalam waktu dekat ini bisa langsung diterima Presiden Jokowi untuk langsung dilantik.
"Fraksi Golkar tidak perlu mendalami. Fraksi Golkar berpendapat, Komjen Badrodin memenuhi syarat untuk menjadi Kapolri. Fraksi Golkar minta untuk dapat menyetujui Badrodin menjadi Kapolri. Ikan sepat ikan gabus, semakin cepat semakin bagus," kata Jhon pula mengikuti berpantun.
"Mudah-mudahan bisa diikuti fraksi lain," timpal Azis selaku pimpinan rapat.
Hingga sekitar pukul 12.00, fit and proper test sendiri masih terus berjalan. Dalam fit and proper test ini, Badrodin sudah memaparkan visi, misi, komitmen, serta program unggulannya. Agenda itu selanjutnya diikuti dengan sesi tanya-jawab.
Contohnya adalah Fraksi PAN yang diwakili Yandri Susanto, yang menyatakan mendukung penuh Komjen Pol Badrodin Haiti menjadi Kapolri. Fraksinya menurut Yandri, tidak melakukan pendalaman dengan Badrodin, dan berharap supaya Badrodin bisa langsung disetujui oleh Komisi III.
"Insya Allah dalam waktu dekat supaya (Presiden) bisa melantik Kapolri. Karena dalam tiga bulan Polri tidak ada pimpinan. Ikan sepat ikan gabus, dimasukkan ke dalam kulkas. Lebih cepat lebih bagus, tapi tetap berkualitas," tutur Yandri.
"Kalau semua fraksi seperti PAN ini, mungkin bisa diselesaikan jam 12.00," timpal pimpinan rapat Azis Syamsudin pula.
Pernyataan Yandri ini pun lantas diamini oleh Fraksi Golkar. Diwakili oleh Jhon Keneddy Azis, Golkar juga berharap nama Badrodin langsung disetujui, supaya dalam waktu dekat ini bisa langsung diterima Presiden Jokowi untuk langsung dilantik.
"Fraksi Golkar tidak perlu mendalami. Fraksi Golkar berpendapat, Komjen Badrodin memenuhi syarat untuk menjadi Kapolri. Fraksi Golkar minta untuk dapat menyetujui Badrodin menjadi Kapolri. Ikan sepat ikan gabus, semakin cepat semakin bagus," kata Jhon pula mengikuti berpantun.
"Mudah-mudahan bisa diikuti fraksi lain," timpal Azis selaku pimpinan rapat.
Hingga sekitar pukul 12.00, fit and proper test sendiri masih terus berjalan. Dalam fit and proper test ini, Badrodin sudah memaparkan visi, misi, komitmen, serta program unggulannya. Agenda itu selanjutnya diikuti dengan sesi tanya-jawab.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI