Suara.com - Petugas Polda Metro Jaya akan memberlakukan tiga kali pengalihan arus dengan sistem buka-tutup jalur protokol pada Rabu (22/4/2015), saat rombongan para delegasi dan kepala negara mengikuti pertemuan Peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA) di Jakarta Convention Center (JCC).
"Buka-tutup jalur dilakukan 50 meter sebelum traffic light, dengan interval setiap rombongan dua menit untuk prioritas penuh VVIP," ungkap Kepala Subdirektorat Pendidikan dan Rekayasa Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Warsinem, di Jakarta, Selasa (21/4).
Warsinem mengatakan, jalur protokol yang terkena imbas pengalihan itu adalah kawasan Jalan MH Thamrin, Jalan Sudirman, Jalan Gatot Subroto, Jalan MT Haryono, Jalan Sisingamangaraja, serta Jalan HR Rasuna Said.
Dikatakannya, penutupan pertama akan diberlakukan pada pukul 06.30-09.30 WIB, saat para delegasi dan kepala negara secara serentak keluar hotel di kawasan Jalan MH Thamrin menuju kawasan JCC. Selanjutnya, penutupan kedua adalah ketika para delegasi dan kepala negara selesai pertemuan menuju hotel penginapan, pada pukul 17.00-18.30 WIB.
Sedangkan penutupan ketiga akan dilakukan petugas saat para peserta KAA dan kepala negara keluar hotel menuju Istana Presiden demi mengikuti acara jamuan makan malam bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pukul 19.00-22.00 WIB. Terkait hal itu, Warsinem pun mengimbau masyarakat pengguna kendaraan untuk memilih jalur alternatif saat pengalihan arus tersebut. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Api Misterius di Sleman Bukan Dipicu Metana? Peneliti UGM Soroti Peran Gas Hidrogen
-
Kasus Korupsi Gus Yaqut Dilimpahkan ke Pengadilan Usai Musim Haji
-
Teror Api Misterius Sleman: Sampel Gas Jadi Kunci, Baju Bisa Terbakar Sendiri
-
Kabar Baik! Jalur Lenteng Agung yang Amblas Bisa Dilalui Normal Besok Pagi
-
Kasus Korupsi Haji, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketum Kesthuri ke Sel
-
Prabowo: Tak Ada Bangsa Lain yang Kasihan Kalau Kita Sulit
-
Pertemuan Langka di Gedung Pancasila: Prabowo, Megawati, JK, hingga Ma'ruf Amin Kumpul Satu Meja
-
Teror Api di Rumah Warga Sleman Belum Usai, Kebakaran Terjadi 73 Kali di 65 Titik
-
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Melawan Negara, Singgung Koruptor hingga Pelaku Ekonomi Ilegal
-
Hasto: Jangan Seperti Papua dan Aceh, Kaya SDA tapi Rakyat Belum Sejahtera