SRI LANGKA adalah sebuah cita-cita
MYANMAR adalah sebuah cita-cita
INDONESIA adalah juga sebuah cita-cita
Cita-cita tentang sebuah kehidupan merdeka, adil dan sejahtera,
Cita-cita yang menginspirasi lahirnya Semangat Bandung.
Dari kota ini, mereka menggelorakan perjuangan kemerdekaan, memperjuangkan kesejahteraan, dan memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa Asia dan Afrika.
Begitulah sikap luhur para negarawan pendahulu kita.
Cita-cita mereka lebih besar dari jamannya.
Yang Mulia, dan Para Hadirin yang saya hormati
Enam puluh tahun lalu, hanya 3 negara Afrika yang menghadiri Konferensi Asia-Afrika.
Bahkan, Sudan hadir hanya dengan kain putih bertuliskan negaranya, “Sudan”. Ia belum merdeka dan belum mempunyai bendera.
Kini peta dunia telah berubah. Konferensi Asia-Afrika kali ini dihadiri oleh 91 negara, dengan semangat yang sama dalam tantangan yang berbeda.
Semangat untuk memakmurkan rakyat kita,
Kita menyadari bahwa cita-cita kita harus diraih melalui kerja sama, harus bermitra secara sejajar dengan negara lain.
Sekali lagi, bekerjasama secara sejajar, dengan sahabat-sahabat dari negara-negara lain.
Sebagai Presiden yang memimpin lebih dari 250 juta penduduk, saya menyadari bahwa Indonesia belum terbebas dari kemiskinan; Kami masih tertinggal dibanding negara-negara maju di belahan dunia lain.
Permasalahan ini juga masih dihadapi oleh negara-negara sahabat di Asia dan Afrika.
Oleh sebab itu, pada peringatan Konferensi Asia-Arika ke-60 ini saya menyerukan:
Mari kita gelorakan kembali Semangat Bandung.
Mari kita lanjutkan perjuangan para Pemimpin kita 60 tahun yang lalu.
Kita harus meningkatkan saling pengertian, dan mewujudkan perdamaian dunia. Segala bentuk kekerasan harus dihentikan.
Kemerdekaan Palestina harus terus kita perjuangkan.
Selain itu, kita harus bahu-membahu meningkatkan kemakmuran rakyat kita melalui kerjasama ekonomi dan perdagangan.
Kita harus bahu-membahu supaya bangsa kita sejajar dengan bangsa-bangsa maju di belahan dunia yang lain.
Saya berharap semangat Konferensi Asia-Afrika akan terus kita perjuangkan secara bersama-sama, dan di masing-masing negara kita.
Terima kasih atas partisipasi aktif Yang Mulia dan para hadirin semua di Konferensi Asia Afrika kali ini.
Sampai berjumpa kembali pada Konferensi Asia-Afrika yang akan datang.
Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh
Jakarta, 24 April 2015
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
JOKO WIDODO
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Blackout Sumatra Dinilai Ungkap Kelemahan Sistemik Kelistrikan, PLN Didesak Audit Menyeluruh
-
Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan
-
Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard
-
Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort
-
Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi
-
TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana
-
Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas
-
Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan
-
Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar
-
Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan