Suara.com - Panglima TNI Jenderal Moeldoko membentuk Komando Operasi Khusus Gabungan. Tim ini terdiri dari pasukan khusus dari semua matra atau angkatan, yakni Kopassus-AD, Paskhas-AU, dan Denjaka-AL.
"Kami akan standby-kan dalam enam bulan. Tempatnya tertentu dan mereka diberikan akomodasi, logistik. Jadi jika sewaktu-waktu diperlukan, Panglima TNI bisa siap. Bila ada ancaman, Panglima bisa peringatkan (lawan)," kata Moeldoko.
Dia menjelaskan pasukan khusus gabungan TNI akan dikomandoi secara bergilir dari setiap komandan pasukan khusus angkatan. Untuk komandan angkatan pertama akan dipimpin oleh komandan Jenderal Kopassus dari AD, kemudian bergilir ke Komandan Marinir, selanjutnya Komandan Paskhas.
"Ini pasukan yang standby apabila diperlukan dalam hitungan menit dan detik siap diberangkatkan. Rencana sementara kami akan tempatkan pos Sentul. Semua negara dalam menghadapi lingkungan seperti ini memiliki pasukan operasi khusus," kata dia.
Menurutnya jumlah personel pasukan gabungan tidak sebanyak pasukan di batalyon.
"Jumlah personil maksimum 70 orang, karena ini pasukan khusus. Jadi tidak perlu banyak-banyak," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Hambalang, Bahas Pangan, Energi, dan Idulfitri
-
Polda Metro Jaya Gerebek Pesta Narkoba di Bekasi saat Ramadan, 7 Pemuda Ditangkap
-
China, Rusia dan Perancis Hubungi Iran, Minta Gencatan Senjata Secepatnya
-
Bupati Rejang Lebong Kena OTT KPK, Jadi Operasi Tangkap Tangan Kedelapan Tahun 2026
-
Bareskrim Kejar 2 Anak Buah Ko Erwin yang Masuk DPO, Diburu hingga ke Kalimantan
-
Efek Domino Teheran: Akankah Runtuhnya Iran Mengubah Peta Energi Global Selamanya?
-
Polisi Tangkap 7 Pria dan 2 Wanita Muslim yang Mokel Saat Puasa, Ini Ancaman Hukumannya
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
Viral! Penumpang Muslim Ditangkap Tim Taktis AS Bersenjata Lengkap Gara-Gara Timer Salat
-
Situasi Terkini Iran Jelang Baiat untuk Pemimpin Baru Ayatollah Mojtaba Khamenei