Suara.com - Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan membantah terdapat 161 pengurus DPC Demokrat yang dipecat dan tidak mendapatkan hak suara dalam kongres ke IV yang digelar di Surabaya.
Syarief Hasan menegaskan, kalau jumlah yang benar adalah 89 ketua DPC dan sudah berkurang.
"Dari jumlah 89 itu, juga telah berkurang karena ada yang meninggal, mengundurkan diri, bergabung dengan parpol lain serta pemekaran wilayah. Total hanya sisa 11 ketua DPC yang akan difasilitasi oleh Dewan Kehormatan Partai," ujar Syarif Hasan kepada wartawan, Senin (11/5/2015).
Syarief menambahkan, jika 11 ketua DPC masih loyal dan mau berjuang bersama, partai akan melakukan pembinaan. Jika tidak, partai akan memberikan sanksi, mulai dari peringatan hingga pemecatan.
Sementara itu soal ancaman unjuk rasa dari ketua DPC yang dicopot jabatannya. Syarief mengatakan keamanan di dalam area kongres masuk dalam wilayah Satgas Rajawali atau Satgas Partai Demokrat.
Sedangkan di luar area kongres akan menjadi tugas dan tanggung jawab kepolisian.
Seperti diberitakan, 161 bekas pengurus dan ketua Dewan Pimpinan Cabang Demokrat se Indonesia yang telah dipecat, memprotes Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Mereka tergabung dalam Kaukus Penyelamat Partai Demokrat (KPPD) dan meminta hak suaranya dikembalikan dalam kongres yang digelar sejak 11-13 Mei 2015. (Yovie Wicaksono)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara