Suara.com - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) periode 2003-2008 yang juga anggota DPR RI, Usman Ja'far, dikabarkan meninggal dunia di Jakarta, Jumat (15/5/2015) pagi ini, sekitar pukul 06.00 WIB.
Kepala Biro Humas Setda Kalbar, Numsuan Madsun, mengatakan bahwa Gubernur Kalbar Cornelis beserta seluruh jajarannya turut berduka cita, setelah mendengar kabar tersebut.
"Sekarang kami tengah menyiapkan data-data tentang beliau," ujar Numsuan Madsun.
Usman Ja'far diketahui lahir di Sekadau, Kalbar, pada 10 September 1951. Dia menjadi Gubernur Kalbar menggantikan Aspar Aswin. Sebelumnya, Usman dikenal sebagai pengusaha dan pemimpin perusahaan di Jakarta.
Setelah tidak lagi menjadi gubernur, Usman lantas terpilih sebagai anggota DPR RI dari PPP mewakili Kalbar pada periode 2009-2014. Dia kemudian terpilih kembali untuk periode 2014-2019 dan tetap duduk di Komisi V.
Selama menjadi gubernur, Usman dikenal sebagai sosok yang ramah. Bahkan setelah tidak menjadi gubernur dan melakukan kunjungan kerja ke Kalbar, dia tetap ingat dengan awak media yang biasa meliput di Pemprov Kalbar.
Berdasarkan data KPU pula, suara terbanyak setelah Usman Ja'far di PPP pada Pemilu 2014 lalu adalah atas nama A Munir HD, mantan bawahannya di Pemprov Kalbar. [Antara]
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan
-
Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi
-
Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil
-
Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR
-
Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui
-
Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump
-
Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas
-
Mantan Presiden Timor Leste Francisco Guterres Meninggal Dunia Setelah Jalani Perawatan Intensif