Suara.com - Petugas KBRI di Phnom Penh, Kamboja, sudah bertemu dengan 16 WNI asal Riau dan Kepulauan Riau yang diduga disandera oleh perusahaan pengelola judi online.
Dari keterangan tertulis yang diterima suara.com, Sabtu (16/5/2015), ke 16 WNI saat ini ditempatkan di Grand Dragon Hotel, Phnom Penh.
“KBRI sudah mendapatkan akses bertemu ke 16 orang tersebut. Hari jumat lalu (15/5/2015) wakil keluarga dan pemda sudah datang ke Kemenlu menyampaikan pengaduan,” kata Direktur Perlindungan WNI Muhamad Iqbal melalui pesan singkat.
Saat ini, kata Iqbal, petugas KBRI akan mencari pengacara untuk mendampingi mereka menyusul proses hukum yang akan dimulai Senin (19/5/2015), pekan depan.
Meski Iqbal menyebut kalau kasus ke 16 WNI bukan kasus penyanderaan dan perdagangan manusia, sebaliknya Kapolri Jenderal Badrodin Haiti sempat menyebut kemungkinan mereka adalah korban kasus perdangan manusia.
“Kemungkinan mereka korban trafficking," Badrodin di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat kemarin(15/5/2015).
Seperti diberitakan, 16 WNI itu pergi ke Kamboja pada Februari 2015 lalu melalui jalur Batam dan Singapura dengan tujuan Kamboja. Mereka disebut bekerja untuk perusahaan judi online.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol