Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan mengatakan, revisi Undang-Undang (UU) Pilkada kini sudah dikembalikan lagi ke Komisi II DPR.
"Selanjutnya kita serahkan kepada teman-teman di Komisi II," ungkap Taufik di DPR, Jakarta, Selasa (19/5/2015).
Diketahui, rencana revisi UU Pilkada ini memang sudah dibicarakan antara lembaga legislatif (pimpinan DPR) dengan eksekutif (Presiden Joko Widodo) kemarin. Dalam pertemuan tersebut Presiden Jokowi mengisyaratkan menolak revisi tersebut.
"Saya pikir semuanya sudah saya sampaikan. Secara eksplisit, Presiden menolak rencana RUU Pilkada. Sesuai mekanisme, setiap persetujuan UU harus disetujui pemerintah dan DPR. Jadi ini sudah final, langkah yang ditempuh," ujar Taufik.
RUU ini muncul saat pembahasan persiapan pilkada serentak yang dijadwalkan pada Desember 2015 ini, lantaran ada partai yang tengah bersengketa. Terhadap perkembangan saat ini, Taufik pun menambahkan bahwa saat dikembalikan ke Komisi II, pimpinan DPR pun sudah menyerahkannya dan tidak akan mengintervensi masalah itu.
"Di Komisi II, pimpinan DPR nggak bisa mengintervensi apa pun keputusannya. Komisi II ini akan melakukan rapat internal. Di internal hasilnya seperti apa, kita akan tunggu," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Atasi Sampah di Bali, Menpar Widyanti Siap Jalankan Gerakan Indonesia Asri Arahan Prabowo
-
Cak Imin Ungkap Obrolan PKB Bareng Prabowo di Istana: dari Sistem Pilkada hingga Reshuffle?
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim