Suara.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menahan Wakil Bupati Cirebon, Tasiya Soemadi Al Gotas, terkait kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) tahun anggaran 2009-2012. Tasiya dilaporkan sudah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba Cabang Kejagung, pada Senin (18/5/2015) malam.
"Dia ditahan selama 20 hari ke depan," ungkap Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kejagung, Tony Spontana, Selasa (19/5/2015).
Tony menjelaskan, Tasiya sebelumnya ditangkap penyidik di sebuah rumah susun di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Senin (18/5) sore. Penahanan ini berdasarkan Surat Perintah Penahanan nomor: Print-62/F.2/Fd.1/05 /2015, tanggal 18 Mei 2015.
"Yang bersangkutan ditangkap karena mangkir dari panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai tersangka," ujarnya.
Disebutkan Tony, politisi PDI Perjuangan itu ditahan setelah menjalani pemeriksaan. Dia bertanggung jawab atas penyaluran dana bansos dan hibah Kabupaten Cirebon, di mana diduga dana itu dikorupsi.
"Dia diperiksa (soal) apakah ada atau tidak kegiatan fiktif yang dilakukan oleh tersangka," katanya.
Sekadar diketahui, kasus dugaan korupsi dana bansos ini merugikan keuangan negara sebesar Rp1,8 miliar. Dalam kasus ini, kejaksaan telah menetapkan seorang bernama Soemadi serta dua orang lainnya sebagai tersangka. Dua tersangka sebelumnya itu adalah Subekti Suno dan Emon Purnomo selaku koordinator penyalur dana bansos. Mereka juga sudah ditahan.
Atas tindakannya itu, para tersangka dijerat pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 juncto pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 juncto pasal 20 tahun 2001 juncto pasal 64 ayat 1 juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Jakbar Bukan Gotham City! Wali Kota Iin Klaim Kriminalitas Tidak Lebih Tinggi dari Wilayah Lain
-
PT MMSGI Tegaskan PT MMS yang Diperiksa Bareskrim Bukan Bagian dari Grup Mereka
-
Awas Macet! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup Sore Ini, Rute Transjakarta Dipangkas
-
Api Misterius di Sleman Bukan Dipicu Metana? Peneliti UGM Soroti Peran Gas Hidrogen
-
Kasus Korupsi Gus Yaqut Dilimpahkan ke Pengadilan Usai Musim Haji
-
Teror Api Misterius Sleman: Sampel Gas Jadi Kunci, Baju Bisa Terbakar Sendiri
-
Kabar Baik! Jalur Lenteng Agung yang Amblas Bisa Dilalui Normal Besok Pagi
-
Kasus Korupsi Haji, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketum Kesthuri ke Sel
-
Prabowo: Tak Ada Bangsa Lain yang Kasihan Kalau Kita Sulit
-
Pertemuan Langka di Gedung Pancasila: Prabowo, Megawati, JK, hingga Ma'ruf Amin Kumpul Satu Meja