Suara.com - Artis Sri Wahyuningsih alias Cici 'Tegal' mengaku menerima uang dari mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari senilai Rp500 juta.
Hal itu disampaikan Cici usai diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siang ini, Jumat (22/5/2015).
Dia menjelaskan kalau uang itu diyakini bukan dari kas kementerian, melainkan dari uang pribadi Siti Fadilah.
"Temen deket, temen pengajian. Dapet 500 juta dan kayaknya sih uang pribadi soalnya nggak ada surat-surat atau harus tanda tangan panjang gitu. Nggak ada," kata Cici di Gedung KPK Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2015).
Menurutnya, uang tersebut peroleh setelah dirinya membuat dan menyebarkan proposal kepada beberapa pihak, baik itu lembaga, perusahaan maupun ke pribadi-pribadi.
Karena itu, dia mengaku kalau uang yang didapatnya saat itu untuk mendukung acara konser religi merupakan uang sponsor.
"Itu kan sponsor, waktu itu aku bikin konser musik religi, terus cari sponsor, bikin proposal, nyebar kemana-mana. Ke departemen, ke pejabat, pribadi, ke perusahaan, dan dapatlah aku dari ibu, jadi itu uang sponsor sebetulnya," cerita Cici.
Cici juga mengaku bahwa pertanyaan yang disampaikan oleh penyidik KPK sama dengan yang sisampaikan penyidik Bareskrim Mabes Polri dulu.
Namun, yang menjadi pembeda saat ini adalah bahwa tersangkanya bukan lagi Rustam Syarifudin, melainkan Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari.
"Terkait pengadaan alat kesehatan tapi tersangkanya baru. Pertanyaannya sama persis, jawabannya juga sama persis," tutup Cici.
Dia dimintai keterangan perihal aliran dana dari mantan Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari guna kegiatan konser musik religi yang diadakan Yayasan Orbit binaan Din Syamsuddin.
Siti Fadilah ditetapkan tersangka oleh lembaga antikorupsi pada April 2014 silam. Dia disangka menyalahgunakan wewenang saat menjabat sebagai menteri era mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Kala itu, Siti bertanggungjawab dalam proyek pengadaan alat kesehatan pada tahun 2007.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kasus Suspek Campak Naik Tajam Awal 2026, Kemenkes Minta Warga Waspada dan Kenali Gejalanya
-
Demo di Mabes Polri! Polisi Minta Mahasiswa Waspada Penunggang Gelap dan Tak Mudah Terprovokasi
-
Vonis 10 Tahun Penjara: Agus Purwono 'Lolos' dari Tuntutan Maksimal Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak
-
Anggota DPR Desak Transparansi Penuh Kasus ABK Terancam Hukuman Mati: Jangan Ada Permainan Aparat!
-
Vonis 15 Tahun Anak Riza Chalid, Hakim Juga Bebankan Uang Pengganti Rp 2,9 Triliun
-
Ada Demo Mahasiswa di Mabes Polri Siang Ini, 3.093 Personel Kepolisian Disiagakan
-
NasDem Usul PT 7 Persen, Demokrat: 4 Persen Saja Sudah Terlalu Tinggi!
-
ShopeeFood Temani Momen Ramadan dengan Diskon Kuliner dan Promo Seru Setiap Hari
-
Dua Wajah THR: Berkah Bagi ASN, 'Penyakit Tahunan' Bagi Buruh Swasta?
-
Anggaran Kaltim Disunat 75 Persen, Gubernur Malah Beli Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar, DPR: Tidak Peka!