Suara.com - Ternyata biaya perawatan anjing-anjing yang ikut lomba lari di acara Alpo Dog Run yang berlangsung di lapangan parkir Timur Senayan, Jakarta, Minggu (24/5/2015) pagi, jumlahnya tidak sedikit.
Salah satu pemilik anjing piaraan, Dirga (20), mengaku merawat anjingnya yang diberi nama Alzeus sampai jutaan rupiah per bulan.
"Biaya perawatan anjing saya setiap bulan sekitar Rp2,5 juta sampai Rp3 juga. Itu untuk beli makanan dan ke salonnya," kata Dirga ketika berbincang-bincang Suara.com Senayan.
Menurut Dirga, Alzeus merupakan anjing ras besar jenis Alaska Malamut. Usia anjing ini baru 11 bulan. Anjing Alaska ras Thailand itu, katanya, mesti mandi di salon dua minggu sekali.
"Perawatannya dua minggu sekali dibersihkan di salon. Tidak boleh terlalu sering dimandikan, karena tidak bagus untuk kulit dan bulunya," ujarnya.
Agar ketahanan tubuh anjing tetap prima, setiap hari diajak lari-lari minimal sejam. Dirga mengungkapkan anjing jenis ini agak susah diatur.
"Anjing ini ras besar, jadi pelatihannya agak susah. Kepintarannya juga kurang dibanding anjing herder," kata dia.
Otomi Win (33), pemelihara anjing yang lain, mengungkapkan setiap bulan juga merogok kocek jutaan rupiah untuk merawat anjing kesayangan.
"Anjing saya ini American Bullly. Setiap bulan sekitar Rp2,5 juta untuk biaya perawatannya," ujarnya.
Dog trainer Effendi Ignatius menambahkan pemilik memang harus menjalin perasaan dengan anjing. Mereka harus membuat anjing bahagia.
Effendi mengibaratkan hubungan pemilik dan anjing mesti seperti hubungan antarsesama manusia. Harus ada interaksi yang baik sehingga anjing tidak stres.
"Anjing itu makhluk sederhana, dia yang penting happy/senang. Kemudian hati sipemilik harus baik dengan anjingnya. Sebab banyak anjing di rumah mewah, namun anjingnya stres, sebab pemiliknya memelihara hanya karena gengsi saja," kata Effendi.
Effendi mengatakan pemilik anjing harus meluangkan cukup waktu untuk memperhatikan anjing.
Soal makanan, kata dia, disarankan jangan memberi anjing dengan makanan yang biasa dikonsumsi manusia.
"Soal beri makan itu relatif. Anjing harus makanan khusus, jangan dikasih makanan seperti yang dimakan pemiliknya. Itu tidak bagus, karena pencernaannya berbeda," katanya. "Perawatan anjing perlu diperhatikan makanan, lingkungannya, dan suhu."
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler