Densus 88 Antiteror. (Antara)
Kontak senjata antara anggota Satuan Tugas Antiteror dan kelompok terduga teroris Santoso di pegunungan Desa Gayatri, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Sulawesi Tengah, pada Minggu (24/5/2015) jam 18.45 Wita. Dua anggota polisi luka tembak dan dua terduga teroris tewas ditembak.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Agus Rianto mengatakan dua anggota polisi yang terluka tembak, yakni Brigadir Polisi Kepala Wayan Pande. Anggota Satuan I Gegana Korps Brimob mengalami luka tembak di lengan dan paha.
Kemudian Brigadir Wayah Sedana, anggota Satuan I Gegana ini luka tembak di pelipis akibat perlawanan saat hendak mengamankan tersangka.
Dalam operasi tersebut, selain menewaskan dua terduga teroris, anggota polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Barang bukti yang disita, meliputi satu pucuk senjata api jenis M16, dua buah magazen M16, 20 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, dua buah bom lontong, dan satu buah golok.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Agus Rianto mengatakan dua anggota polisi yang terluka tembak, yakni Brigadir Polisi Kepala Wayan Pande. Anggota Satuan I Gegana Korps Brimob mengalami luka tembak di lengan dan paha.
Kemudian Brigadir Wayah Sedana, anggota Satuan I Gegana ini luka tembak di pelipis akibat perlawanan saat hendak mengamankan tersangka.
Dalam operasi tersebut, selain menewaskan dua terduga teroris, anggota polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Barang bukti yang disita, meliputi satu pucuk senjata api jenis M16, dua buah magazen M16, 20 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, dua buah bom lontong, dan satu buah golok.
Komentar
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa