Suara.com - Maraknya kasus dugaan jual beli ijazah palsu akhir-akhir ini cukup menyita perhatian dan meresahkan banyak pihak. Perguruan tinggi yang diduga terlibat dalam kasus ini sudah disidak oleh pihak Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti), pada hari Jumat (22/5/2015)
Menyusul sidak tersebut, perguruan tinggi yang bersangkutan, berencana melayangkan somasi terhadap Menristek Dikti. Menanggapi hal tersebut, Menristek Dikti Muhammad Nasir pun mempersilahkan perguruan tinggi yang berlokasi di Bekasi itu untuk melakukan seperti yang mereka inginkan.
"Somasi? silahkan saja, kami akan siapkan semua data terkait perguruan tinggi tersebut," kata Nasir di Gedung BPPT Kemenriteks Dikti di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2015).
Dia pun menegaskan bahwa pihaknya sudah menurunkan tim audit akademik ke perguruan tinggi yang disinyalir bermasalah tersebut pada hari Jumat (22/5/2015) lalu. Namun, saat didatangi, tidak ada aktivitas di perguruan tinggi yang bersangkutan.
"Kami sudah turunkan tim audit akademik kami, hari Jumat kami lakukan ternyata sudah tutup," jelas Nasir.
Seperti diketahui, salah satu kampus dilaporkan masuk dalam daftar perguruan tinggi yang disinyalir terlibat praktik jual beli ijazah palsu. Menristek M. Nasir pun sudah sempat mendatangi kampus itu dan mendapati sejumlah kejanggalan. Dalam agenda sidak yang berlangsung Kamis (21/52015) lalu, Nasir hanya mendapati beberapa mahasiswa yang sedang mengikuti kegiatan belajar, dari total 3.000 mahasiswa yang tercatat di kampus tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Refly Harun Sebut Kabar Berkas Roy Suryo P21 Cuma Karangan: Jaksa Belum Terima Apa Pun!
-
Setahun Aksi Gruduk Rumah Jokowi, Rustam Klaim Dukungan Publik Menguat
-
Rustam Effendi Tuding Pratikno Jadi Otak di Balik Isu Ijazah Jokowi: Pak Prabowo Harus Tahu!
-
Jaksa Resmi Tuntut Mantan Wali Kota Kasus Ijazah Palsu dengan Pasal Berlapis
-
Status Tersangka Rismon di Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Resmi Dicabut!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara