Suara.com - Pendaftaran mudik gratis sepeda motor yang digelar oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan berlangsung mulai 1 Juni hingga 30 Juni mendatang. Pendaftaran juga disebut bisa dilakukan secara online.
Menhub Ignasius Jonan dalam paparan "Rencana Operasi Angkutan Lebaran Terpadu 2015/1436 H" di Kemenhub, Jakarta, Selasa (26/5/2015), mengatakan bahwa pada arus mudik Lebaran tahun ini, target yang diangkut adalah sebanyak 6.440 penumpang melalui bus dan 2.880 sepeda motor melalui truk.
"Tahun ini kita mengangkut lebih banyak, baik pengangkutan melalui truk maupun melalui kapal," katanya.
Sementara itu, untuk arus balik, target yang diangkut oleh truk yakni 400 sepeda motor, serta 920 penumpang melalui bus. Jonan pun menyebutkan bahwa kota-kota yang dituju dalam program tersebut di antaranya adalah Purwokerto, Kebumen, Wonosobo, Magelang, Yogyakarta, Solo, Wonogiri dan Tegal.
Dipaparkan pula bahwa pengangkutan (loading motor) akan dilakukan pada 10-11 Juli 2015. Sementara itu bus diberangkatkan pada 14 Juli 2015 di Jakarta International Expo Kemayoran, dan truk diberangkatkan pada 13 Juli 2015 di Lapangan Parkir Gedung Bulog Divre I, Jakarta.
Sementara itu, untuk arus balik dari Solo dan Yogyakarta, truk dijawalkan diberangkatkan pada 23 Juli 2015, sementara bus pada 24 Juli 2015 dari Kantor Dinas Kota Yogyakarta dan Surakarta.
Calon pemudik disebut bisa mendaftarkan dirinya di kantor Kemenhub, Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Dishub Kota Tangerang, Dishub Kota Tangerang Selatan, serta Dishub Kota Depok.
Sementara untuk pengangkutan melalui kapal laut, pendaftarannya dibuka pada 29-10 Juli 2015, di mana secara online pada 15-10 Juli melalui laman mudikgratislaut.dephub.go.id, yang dilanjutkan dengan daftar ulang di Pelabuhan Tanjung Priok.
Untuk pengangkutan melalui kereta api, pendaftaran mudik gratis bisa dilakukan pada 17 Juni 2015 di Kemenhub (terpadu), dengan tujuan Jakarta Gudang-Tegal-Pekalongan-Semarang Tawang (Lintas Utara) dan Jakarta Gudang-Kroya-Kutoarjo-Lempuyangan-Solo Jebres (Lintas Selatan). Pemberangkatan arus mudik di Jakarta Gudang, sementara arus balik di Semarang Tawang dan Solo Jebres, dengan target yang diangkut 4.200 motor.
Dikatakan bahwa total kuota mudik gratis sepeda motor Lebaran 2015 adalah sebanyak 20.000 penumpang dan 10.000 sepeda motor. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga
-
Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan
-
Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini
-
Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah
-
Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu
-
Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa
-
3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!
-
Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana