Suara.com - Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta sudah biasa dengan adanya protes warga yang ingin digusur. Terlebih warga itu mencoba untuk menghalangi penggusuran dengan berbagai cara.
Salah satu aksi penghalangan penggusuran itu dilakukan warga di kawasan Pinangsia, Ancol, Jakarta. Pemukiman di sana akan digusur lantaran aka dibuat kawasan ruang terbuka hijau (RTH).
"Ya biasa lah ini situasi penggusuran segelintir orang halang-halangin ya biasa," kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta Kukuh Hadisantosa ketika dihubungi wartawan, Rabu (27/5/2015).
Kukuh mengklaim warga yang rumahnya diratakan oleh pemerintah DKI nantiya akan diganti. Pemerintah Jakarta menyediakan rumah yang lebih layak, seperti rusun.
"Tapi kan tujuannya mengajak mereka pindah ke rumah yang lebih layak dan sehat. Pak Gubernur mengajak masyarakat di pinggir kali mau disejahterakan. Mulai dari rumah, pendidikan, kesehatan sudah disiapkan. Kadang niat baik belum disambut baik. Niat kita mencerahkan masyarakat Jakarta," jelas Kukuh.
Warga yang digusur tersebut, nantinya pemerintah DKI akan memindahkannya di Rumah Susun Kosambi, Jakarta Barat. Jika tempat tersebut tidak dapat menampung, maka akan dicarikan tempat di rusun sekitar.
"(Akan kita pindahkan) di rusun Kosambi, ada banyak. Hari ini 114 rumah digusur. Sisanya menyusul nanti dirapatkan lagi. Dicarikan rusun terdekat. Di Marunda banyak yang kosong. Kemarin kita sidak ada 200 sekian yang kosong. Di Marunda banyak yang disewakan sudah disidak kemarin," tegas Kukuh.
Sebelumnya, sejumlah warga yang mengaku bertempat tinggal di Kawasan Pinangsia, Ancol, "mengepung" kawasan rumah Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), di Perumahan Pantai Mutiara, Nomor 39 Blok Y, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (26/05/2015) malam. Aksi demo tersebut terkait warga yang merasa tidak terima digusur oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI di kawasan Pinangsia, Ancol, Pademangan.
Sementara itu, ketika ditanya berapa banyak massa yang mendatangi kediaman mantan Bupati Belitung Timur itu, Yani mengaku tidak mengetahui. Pasalnya menurutnya, dia sendiri tengah berada di jalan dan sedang menuju kediaman Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat
-
Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya
-
KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3
-
Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang
-
Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal
-
Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat
-
Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar
-
Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!
-
Peringatan Terakhir! Gerindra Tak Segan Copot Achmad Syahri dari DPRD Jember Usai Viral Merokok
-
Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?